Sukses

nyeri BAK dan gatal pada kemaluan
07 Sep 2018, 08:30 WIB
Pria, 30 tahun.

halo dok saya mau tanya, vagina saya terasa gatal dan nyeri saat pipis, tp tidak ada tanda2 lain seperti anyang2an / sakit diperut bagian bawah ato warna kencing yg berubah, semuanya normal hanya tersa gatal dan perih selama buang air kecil, apakah itu berbahaya dok?

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter di KlikDokter. 

 

Kami memahami kekhawatiran Anda.   

Sudah berapa keluhan nyeri buang air kecil tersebut muncul? Apakah timbulnya bersamaan dengan gatal pada kemaluan? Dari kedua gejala singkat tersebut kemungkinan telah terjadi infeksi saluran kemih pada Anda.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

ISK atas: gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.

ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.

Namun, infeksi saluran kemih juga dapat timbul tanpa gejala dan baru terdeteksi dari hasil urinalisis. Hasil ini pun tergantung cara penampungan sampel urin. Untuk memastikan masih adanya infeksi saluran kemih, dapat dilakukan pemeriksaan kultur urin.

Tindakan yang dapat dilakukan pertama kali adalah meningkatkan asupan cairan (air putih) minimal 1,5-2L/hari dan tidak menahan BAK. Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih. Jangan pernah menahan kencing, segeralah ke toilet jika merasakan sensasi untuk BAK. Karena tidak ada obat yang menjamin penyakit ini tidak kambuh lagi, hal yang dapat dilakukan adalah menjaga daerah genital agar tetap kering dan bersih dan asupan cairan yang cukup.

Bila memang dengan minum air putih yang cukup maka keluhan Anda mereda, maka tidak lagi diperlukan antibiotik. Lain halnya bila gejala terus ada dan mengganggu Anda. Selain hal-hal tersebut, terkadang pemberian obat-obatan juga diperlukan untuk mengatasi gejala(simptomatik) seperti untuk mengatasi nyeri ataupun demam yang menyertai dan juga untuk memberantas organisme penyebab infeksi saluran kemih tersebut (antibiotik). Adapun untuk obat ini, harus didapat dari pemeriksaan dokter secara langsung agar diketahui obat yang tepat serta dosis yang sesuai. 

Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar