Sukses

Pola Tidur Anak

06 Sep 2018, 15:08 WIB
Pria, 32 tahun.

Selamat pagi dokter, saya ingin konsultasi utuk pola tidur anak saya, saat ini usia anak saya 21 bulan, anak saya lahir di usia kandungan 34 - 35 week dengan bb 1900 gram, sejak lahir anak saya sering terbangun tengah malam, saya sudah berusaha untuk memutar waktu tdr yang seharusnya tetapi selalu gagal, klo siang pun anak saya tidarny tidak lama, misalkan anak saya tdr jam 7 malam bangun jam 12 malam, tidur lagi jam 5 subuh nti bangun lagi jam 8 pagi, dan anak saya diusianya yg saat ini tdr mlm hanya 3 jam, tdr jam 9 mlm bangu jam 12 mlm tdr lg bs jam 8 pg bangun lg bs jam 10, waktu tdrny tidak lama, bagaimana cara mengatasinya dokter, karena sekarag anak saya rewel banget sebelmnya jarang sekali rewel kecuali sakit terimakasih

Terima kasih telah menggunakan e-konsultasi Klikdokter.

Bagaimana cara mengatur jam bangun bayi supaya normal?Untuk mengatur jam bangun dan tidur bayi Anda menjadi normal seperti jam tidur Anda tentunya memerlukan kesabaran. Anak Anda tidak serta-merta lahir dengan disertai pengetahuan mengenai cara tidur yang benar. Tidur adalah kemampuan yang perlu dipelajari dan memerlukan bantuan untuk dikuasai oleh anak Anda.

Saat lahir, bayi masih bingung antara siang dan malam. Oleh sebab itu akan lebih baik untuk menerapkan kebiasaan-kebiasaan baik lebih awal. Cara terbaik yang dapat diajarkan orangtua adalah dengan menjadikan suasana senang dan gembira selama siang hari, dan membuatnya tenang bahkan membosankan pada malam hari.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda terapkan untuk menidurkan anak yaitu:

Ciptakan suasana kamar yang nyaman dan sejuk. Tempat tidur hanya untuk tidur.Jangan penuhi tempat tidur anak Anda dengan mainan karena dapat merangsangnya untuk bermain di tempat tidur sehingga menjadi sulit tidur.Upayakan untuk selalu menerapkan kebiasaan menjelang tidur yang dapat dikenali.Mandikan anak Anda, baringkan ia di tempat tidur, melihat buku bersama, menyanyikan sebuah lagu, beri ia ciuman dan ucapkan selamat malam dengan cara yang sama setiap malam. Kegiatan menyenangkan dan penuh kasih sayang yang dilakukan berulang menjelang tidur akan dikenali anak Anda sebagai tanda waktunya untuk tidur.Upayakan untuk selalu membaringkan anak Anda ketika ia masih dalam keadaan mengantuk, sebelum benar-benar tertidur. Anak yang terbiasa tidur sendiri lebih mampu tidur kembali ketika ia terbangun saat malam hari.Apabila diperlukan untuk menenangkan anak Anda kembali, cobalah untuk tenang dan bahkan menjadi sedikit membosankan. Namun apabila anak Anda terbangun sepenuhnya, Anda mungkin perlu mengulangi sedikit kebiasaan menjelang tidur sebelum kembali ke kamar Anda.Apabila anak Anda memiliki alergi atau asma, maka sebaiknya segera diatasi dan dikontrol.

Apabila setelah menerapkan tips di atas pola tidur anak Anda tidak mengalami perubahan, kami sarankan sebaiknya Anda segera membawa anak Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis anak atau dokter spesialis psikiatri anak untuk dievaluasi lebih lanjut.

Selain susu, apakah bayi usia 4 bulan sudah dapat diberikan biskuit atau buah-buahan, dan apa jenisnya?Bayi usia 4 bulan sebaiknya tetap diberikan ASI eksklusif. Mengacu dari panduan WHO terbaru bahwa ASI diberikan selama 6 bulan pertama tanpa makanan tambahan apapun karena nutrisi yang dikandungnya sudah mencukupi untuk 6 bulan pertama kehidupan. Selanjutnya anak akan diperkenalkan terhadap makanan padat secara perlahan-lahan.

Pada usia 6- 9 bulan, dimulai makanan tambahan pendamping dari yang cair terlebih dahulu (susu formula) ditambah makanan halus seperti bubur susu, buah, dan sayuran. Makanan ini dihaluskan dan dimasak. ASI masih WAJIB diberikan, dianjurkan diteruskan selama 1 tahun kehidupan. Bahkan jika memungkinkan untuk diteruskan hingga 2 tahun, justru hal ini lebih baik bahkan karena kandungan yang terasupi menjadi lebih lengkap.

Bayi menjadi resel jika diberikan susu formula pada keadaan bangun, namun tidak dalam keadaan tidur. Apa penyebabnya?

Penyebab rewelnya anak Anda kemungkinan karena ia sebenarnya belum puas tidur, namun sudah dibangunkan untuk mendapatkan susu dari Anda. Sebaiknya biasakan untuk memberikan ASI/susu formula (jika produksi ASI anda sedikit) ketika anak Anda sedang dalam keadaan bangun. Pemberian ketika dalam keadaan tidur dapat mengakibatkan bayi tersedak dan susu dapat masuk ke dalam saluran pernapasan.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar