Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Keluar Darah Saat Berhubungan Seksual

04 Sep 2018, 16:00 WIB
Wanita, 24 tahun.

Permisi dok, Saya mau bertanya kenapa dari vagina saya mengeluarkan bercak darah saat memulai berhubungan seksual. Tidak banyak, sedikit sekali tapi darah segar. Saya juga jadi teringat dulu mengeluarkan bercak darah ini bukanlah saat pertama kali mencoba bersetubuh, melainkan sdh yg ke 5 kali. Dan sekarang darah itu sama seperti dulu , bercampur pelumas yang sangat banyak. Apakah itu bisa dibilang bru kehilangn kevirginan? Mohon maaf jika ada salah kata. Jawaban dokter dari pertanyaan ini sangat bermakna utk saya. Thx

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Keluar Darah Saat Berhubungan Seksual.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Bila keluhan darah keluar setelah berhubungan kemungkinan hal tersebut adalah post coital bleeding. Perdarahan setelah berhubungan seksual atau postcoital bleeding dapat terjadi karena beberapa alasan.

Perdarahan pasca berhubungan seksual juga dapat terjadi karena adanya erosi di vagina dikarenakan baru pertama kali berhubungan atau berhubungan seksual belum terlalu sering sehingga vagina masih sempit, akibatnya penetrasi (penis masuk ke vagina), terutama bila wanita masih belum penuh terangsang dapat menyebabkan gesekan yang mengakibatkan luka atau lecet. Apabila perdarahan yang timbul hanya sedikit dan tidak berlanjut, Anda tidak perlu merasa khawatir karena mungkin perdarahan tersebut timbul akibat robekan pada vagina (misal karena kekeringan, kondom, gesekan kuat, kuku jari, dsb). Namun lebih baik sementara ini Anda dan istri tidak melakukan hubungan seksual, mengingat bakteri vagina dapat menginfeksi luka tersebut.

Beberapa penyebab lain dari perdarahan pasca berhubungan seksual adalah :

  • Peradangan pada serviks (leher rahim) dimana hubungan seksual dapat menyebabkan perdarahan. Kondisi ini disebut dengan erosi serviks, umum terjadi pada wanita muda, wanita hamil, dan mereka yang memakai kontrasepsi pil
  • Polip serviks atau polip rahim. Umumnya polip ini jinak
  • Infeksi oleh klamidia, gonorea, trikomonas, dan jamur (Infeksi Menular Seksual)
  • Vaginitis atropi yang umum terjadi karena kekurangan hormon estrogen, terutama pada wanita post menopause. Kurangnya lendir pada vagina menyebabkan hubungan seksual menjadi nyeri dan dapat terjadi perdarahan
  • Kanker leher rahim
  • Displasia serviks. Perubahan pre-kanker pada kanker leher rahim. Risiko meningkat dengan riwayat infeksi seksual sebelumnya, berhubungan seksual sebelum usia 18 tahun, melahirkan anak sebelum usia 16 tahun
  • Mioma rahim yaitu tumor jinak yang berasal dari dinding otot rahim

Kami menganjurkan Anda untuk segera memeriksakan diri ke dokter. 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Keluar Darah Saat Berhubungan Seksual. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar