Sukses

Kontrasepsi untuk Menunda Kehamilan

04 Sep 2018, 11:26 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dok, saya mau tanya. Jadi masa haid saya kemaren adalah tanggal 13 agu sampe 18 agu. Dan tanggal 25 agu yang lalu, saya melakukan hubungan suami istri dengan suami saya. Dan itu merupakan hubungan suami istri yang pertama kali kami lakukan. Apakah pada saat itu adalah masa subur saya dan akan menyebabkan hamil walau itu pertama kali saya melakukan hubungan suami istri? Lalu, keesokannya saya mengalami mual tapi tidak muntah, lemas seperti cepat lelah, nafsu makan yang berkurang, perut yang kurang nyaman, juga keluarnya keputihan seperti putih susu. Padahal suami saya tidak mengeluarkan di dalam vagina karena masih belum siap untuk memiliki anak. Kira-kira itu kenapa ya dok? Dan apa cara mencegah kehamilan dan obatnya jika itu terkait dengan maag saya? Juga cara pemakaian obatnya. Terima kasih sebelumnya.

Terima kasih telah bertanya tentang menunda kehamilan melalui fitur Tanya Dokter. 

Cara paling efektif untuk mencegah kehamilan adalah tidak melakukan hubungan seksual. Anda juga bisa memakai metode kontrasepsi. Namun bila kehamilan sudah terjadi maka sebaiknya Anda tidak melakukan tindakan untuk mengakhiri kehamilan. 

Kami akan memberikan penjelasan tentang berbagai metode kontrasepsi untuk menunda kehamilan, untuk menambah wawasan Anda.

Untuk menunda kehamilan ada beberapa teknik yang dapat dilakukan :

A. Tanpa menggunakan alat-alat/obat

1. Senggama terputus : Teknik penarikan penis dari vagina sebelum ejakulasi, kira-kira 1 detik sebelum ejakulasi terjadi.

Namun teknik ini ada beberapa kekurangan yaitu dapat keluar cairan mani sebelum ejakulasi yang dapat mengandung sperma, terlambat mengeluarkan penis, dan pengeluaran sperma yang dekat dengan vulva yang dapat menyebabkan kehamilan terutama saat sedang ovulasi.

2. Patang Berkala : Menghindari berhubungan tubuh pada sebelum, saat dan 24 jam sesudah masa subur (ovulasi). Kekurangannya adalah terkadang masa ovulasi wanita dapat sulit untuk diperkirakan terutama bila haid si wanita tidak teratur.

3. Kondom : Prinsip dari kondom adalah sebagai perisai dari penis sewaktu melakukan koitus, dan mencegah pengumpulan sperma dalam vagina. Kefektifan kondom adalah 90%. Selain untuk mencegah kehamilan, kondom juga mencegah tertularnya penyakit menular seksual.

B. Kontrasepsi dengan alat/obat : kontrasepsi pil KB yaitu pil yang berisi kandungan hormonal yang dapat mencegah kehamilan. Kontrasepsi menggunakan alat yang dinamakan IUD (intra uterine Device) yang dimasukkan ke dalam rahim wanita, agar tidak terjadi kehamilan. Kontrasepsi jenis ini sangat efektif. Untuk mendapatkan kontrasepsi ini, anda dapat ke dokter kandungan dan kebidanan.

Demikian informai yang kami dapat sampaikan, semoga bermanfaat

Salam,

Tim Redaksi Klik Dokter. 

0 Komentar

Belum ada komentar