Sukses

Kontraindikasi Donor Darah
04 Sep 2018, 10:20 WIB
Pria, 40 tahun.

Selamat siang dok, sy penderita jantung koroner, apakah sy boleh ikut donor darah dok? , Dan pernah saya donor darah, knp tensi saya naik setelahnya, trus apabila tensi naik setelah donor darah, apakah boleh mkn obat darah tinggi dan cardio aspirin dok? Sekian dan terima kasih dok.

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter.

Untuk dapat menjadi pendonor darah, Anda hanya harus berusia antara 17-60 tahun. Usia 17 tahun diperbolehkan bila mendapat izin tertulis dari orang tua dan selama kondisi kesehatannya memenuhi syarat. Berat badan minimal 45 kg, suhu tubuh: 36,6 – 37,5 derajat Celcius, tekanan darah sistole = 110 – 160 mmHg, diastole = 70 – 100 mmHg, denyut nadi teratur yaitu sekitar 50 – 100 kali/ menit, hemoglobin perempuan minimal 12 gram, sedangkan untuk pria minimal 12,5 gram, maksimal jumlah penyumbangan 5x/tahun dengan jarak sekurang-kurangnya 3 bulan (namun harus disesuaikan dengan keadaan umum donor).

Seseorang tidak boleh menjadi donor darah jika:

  • pernah menderita hepatitis B dalam jangka waktu enam bulan
  • sesudah kontak erat dengan penderita hepatitis/sesudah transfusi/sesudah tato atau tindik telinga/sesudah operasi kecil
  • dalam jangka waktu 72 jam sesudah operasi gigi
  • dalam jangka waktu 12 bulan sesudah operasi besardalam jangka waktu 24 jam sesudah vaksinasi polio, influenza, kolera, tetanus dipteria, atau profilaksis
  • dalam jangka waktu dua minggu sesudah vaksinasi virus hidup parotitis epidemica, measles, dan tetanus toxin
  • dalam jangka waktu satu tahun sesudah injeksi terakhir imunisasi rabies therapeutik
  • dalam jangka waktu satu minggu sesudah gejala alergi menghilang
  • dalam jangka waktu satu tahun sesudah transplantasi kulit
  • hamil hingga enam bulan sesudah persalinan dan sedang menyusui
  • Ketergantungan obat
  • Alkoholisme akut dan kronis
  • Mengidap Sifilis dan tuberkulosis secara klinis
  • Menderita epilepsi dan sering kejang
  • Menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik) yang akan ditusuk
  • Mempunyai kecenderungan perdarahan atau penyakit darah, misalnya kekurangan G6PD, thalasemia, dan polisitemia vera
  • Termasuk kelompok masyarakat yang berisiko tinggi HIV/AIDS (homoseks, morfinis, berganti-ganti pasangan seks, dan pemakai jarum suntik tidak steril)
  • Pengidap HIV/ AIDS

Baca juga: Jantung Koroner

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar