Sukses

Sakit Kepala Berdenyut

03 Sep 2018, 21:30 WIB
Wanita, 36 tahun.

Selamat pagi dok.. Saya ingin bertanya penyakit saya dok sering mengalami kedut kedutan di kepala sudah 2 tahun saya obati.saya kira itu angin tapi kok gk ilang ilang dansekarang kedutannya sudah di telingadan makin bertambah sakit apakah penyakit ini berbahaya dok?? Dan penyakit ap ini?? Terimakasih..

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Sakit Kepala Berdenyut.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Nyeri kepala berdenyut seringkali diidentikkan sebagai gejala migraine. Penyebab migrain sampai saat ini belum diketahui secara pasti, sebagian besar meyakini berhubungan dengan faktor lingkungan dan genetik. 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya), adanya scintillating scotoma (sebuah area peralihan parsial dalam lapang pandang yang berkelip-kelip/bergerak-gerak atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki). Apabila gejala tersebut ada beberapa saat muncui sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura. Migrain yang disertai munculnya aura dinamakan migrain klasik.

Penderita migrain biasanya akan mengalami sakit kepala selama 4-72 jam. Sakit kepala ini dapat mengganggu aktifitas sehari-hari, dan dapat hilang timbul. Timbulnya migrain dapat terjadi akibat kombinasi dari beberapa faktor, seperti stres, kebisingan, kelelahan, PMS (sindrom pra-menstruasi), lapar atau makanan tertentu. Coba untuk memperhatikan makanan Anda. Beberapa makanan yang diidentifikasi menjadi pencetus migraine adalah :

  1. Makanan yang banyak mengandung Thyramine (keju, red wine)

  2. Makanan yang mengandung Monosodium Glutamate (MSG) seperti makanan Cina dan Meksiko

  3. Makanan yang mengandung Nitrat (bologna, salami, smoked meat)

  4. Makanan yang difermentasi

  5. Alkohol (red wine)

  6. Minuman yang mengandung kafein (softdrink, teh, kopi)

Kami menyarankan Anda untuk berobat ke Dokter Spesialis Saraf untuk memastikan diagnosis Anda. Bila diperlukan, akan dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang seperti CT scan atau MRI kepala. Bila diagnosis sudah pasti, maka dapat ditentukan apakah pantangan yang berarti bagi kondisi Anda saat ini.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Sakit Kepala Berdenyut. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar