Sukses

Haid 2x Dalam Sebulan Dan Keputihan

03 Sep 2018, 20:14 WIB
Wanita, 16 tahun.

Dok saya mau tanya saya serung haid pada awal bulan dan akhir bulan kmudian saya serung mengalami keputihan. Bau keputihan saya amis. terkadang cair dan kental kmudian warnanya terladang keruh trkadang putih. Saya pernah mencoba untuk memasukkan jari kedalam rahim saya.. dan saya mendapati seperti daging serfiks yang menonjol serta lubang rahim yang agak menutub rapat... apakah itu kanker serfiks? Bagaimana cara pengobatannya dok.

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Haid 2x Dalam Sebulan Dan Keputihan.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Keputihan

Perlu Anda ketahui bahwa keputihan bisa saja merupakan bagian normal dari gejala wanita, jika demikian bagaimana keputihan yang tidak normal? Izinkan kami menjelaskan secara lengkap tentang keputihan.

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

 

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Jika keputihan yang dialami oleh Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Selain itu lakukan beberapa tips di berikut ini untuk mencegah keputihan:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab

  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat

  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam

  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu

  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Apakah sudah dilakukan pemeriksaan untuk mencari tahu penyebab keputihan? Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal yang disebabkan oleh infeksi maka memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya. 

Haid Sering

Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, dengan lama keluarnya darah haid berlangsung selama 2-8 hari. Tidak semua wanita mengalami siklus menstruasi yang teratur setiap bulannya. Kelainan pada siklus menstruasi dapat berupa polimenorea, oligomenorea ataupun amenorea.

Ketika seorang wanita mengalami siklus menstruasi yang lebih sering (siklus menstruasi yang lebih singkat dari 21 hari), hal ini dikenal dengan istilah polimenorea.

Wanita dengan polimenorea akan mengalami menstruasi hingga dua kali atau lebih dalam sebulan, dengan pola yang teratur dan jumlah perdarahan yang relatif sama atau lebih banyak dari biasanya.

Polimenorea harus dapat dibedakan dari metroragia. Metroragia merupakan suatu perdarahan iregular yang terjadi di anatara dua waktu menstruasi. Pada metroragia menstruasi terjadi dalam waktu yang lebih singkat dengan darah yang dikeluarkan lebih sedikit.

Penyebab Polimenorea

Timbulnya menstruasi yang lebih sering ini tentunya akan menimbulkan kekhawatiran pada wanita yang mengalaminya. Polimenorea dapat terjadi akibat adanya ketidakseimbangan sistem hormonal pada aksis hipotalamus-hipofisis-ovarium. Ketidak seimbangan hormon tersebut dapat mengakibatkan gangguan pada proses ovulasi (pelepasan sel telur) atau memendeknya waktu yang dibutuhkan untuk berlangsungnya suatu siklus menstruasi normal sehingga didapatkan menstruasi yang lebih sering. Gangguan keseimbangan hormon dapat terjadi pada :-    Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama-    Beberapa tahun menjelang menopause-    Gangguan indung telur-    Stress dan depresi -    Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)-    Penurunan berat badan berlebihan-    Obesitas-    Olahraga berlebihan, misal atlit-    Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti  antikoagulan, aspirin, NSAID, dll-    dsbPada umumnya, polimenorea bersifat sementara dan dapat sembuh dengan sendirinya. Penderita polimenorea harus segera dibawa ke dokter jika polimenorea berlangsung terus menerus. Polimenorea yang berlangsung terus menerus dapat menimbulkan gangguan hemodinamik tubuh akibat darah yang keluar terus menerus. Disamping itu, polimenorea dapat juga akan menimbulkan keluhan berupa gangguan kesuburan karena gangguan hormonal pada polimenorea mengakibatkan gangguan ovulasi (proses pelepasan sel telur). Wanita dengan gangguan ovulasi seringkali mengalami kesulitan untuk mendapatkan keturunan. 

Untuk memastikan kondisi Anda, kami sarankan agar memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Haid 2x Dalam Sebulan Dan Keputihan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar