Sukses

Mengatasi Ketombe
03 Sep 2018, 10:04 WIB
Wanita, 39 tahun.

Malam dokter Saya memiliki kulit rambut yang cukup membuat saya tidak nyaman. Ketombenya semakin membuat gatal dan kalau kita garuk, maka ketombenya bisa masuk ke kuku. Bagaimana cara menghilangkannya yaa?? Saya sdh menggunakan shampo anti ketombe, mencoba menggunakan jeruk nipis., tdk gatal sebentar namun 2 hr kemudian, gatalnya muncul lagi. Apakah saya harus ke dokter?? Dokter bagian apa yg hrs sy datangi?? Apakah dokter tsb, biaya nya bisa mahal?? Tlg informasi dari dokter. Terima kasih Salam

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah bertanya seputar ketombe menggunakan fitur Tanya dokter.

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Ketombe merupakan salah satu masalah rambut yang sering dikeluhkan setelah rambut rontok. Dalam dunia kedokteran, ketombe dikenal sebagai dermatitis seboroik. Dermatitis seboroik tidak hanya mengenai rambut, namun dapat juga mengenai area tubuh yang memiliki kadar sebum (minyak) tinggi lainnya seperti telinga, wajah, dada, dan lipatan kulit seperti ketiak.

Seboroik yang menyerang kulit kepala bermanifestasi sebagai ketombe yang tebal, putih, dan terlokalisasi. Kulit kepala juga bisa terasa gatal dan kemerahan. Sedangkan pada wajah, biasanya berwarna merah kecoklatan, kering, terutama di daerah sekitar alis dan lipatan hidung.

Apa penyebabnya?

Seboroik merupakan suatu reaksi peradangan yang berkaitan dengan proliferasi kulit normal yang disebabkan oleh jamur Pityrosposrum ovale. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, yaitu:

-Kulit berminyak -Stres -Defisiensi imun (HIV) -Kelelahan -Kebersihan kulit kepala kurang terjaga

Ketombe bukanlah penyakit menular dan akan menyebabkan kerontokan rambut jika tidak segera diobati.

Bagaimana cara mengatasinya?

-Shampo anti ketombe Gunakan shampoo anti ketombe yang memiliki kandungan ketokonazol, selenium sulfida, zinc pyrithione, coal tar, asam salisilat, atau resorsin. Kulit kepala dikeramasi 2-3 kali seminggu selama minimal 1 bulan. Saat keramas, diiamkan dahulu selama minimal 5 menit, kemudian bilas.

-Obat topikal (oles) Pada kasus peradangan yang lebih berat dapat diberikan obat topical (oles) berupa krim kortikosteroid 2,5%, krim ketokonazol 2%, atau krim pragmatar. Jika peradangan sangat berat dan sulit diobati dapat ditambahkortikosteroid atau ketokonazoloral.

-Menghindari faktor pencetus Dalam hal ini jika kulit kurang terjaga kebersihannya, maka sebaiknya mulai membiasakan untuk keramas dengan lebih rutin. Jika terbiasa menggunakan helm atau penutup kepala untuk berkendara atau beraktivitas, maka mulai harus memperhatikan juga kebersihan helm dan penutup kepala tersebut,

-Konsultasi ke dokter Jika ketombe Anda tidak hilang setelah beberapa minggu pengobatan, kulit kepala menjadi bengkak/kemerahan, rambut rontok, muncul ketombe di bagian tubuh lain, segera konsultasikan ke dokter. Anda mungkin membutuhkan resep shampo anti ketombe yang lebih kuat, obat anti jamut, atau krim kortikosteroid. Adapun mengenai harga, akan berbeda-beda tergantung fasilitas kesehatan yang Anda datangi.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar