Sukses

Sembeli Pada Anak

03 Sep 2018, 10:05 WIB
Pria, 27 tahun.

assalamualaikum dan selamat malam bapak/ibu dokter . saya mempunyai 2 orang anak, yg pertama berusia 2 tahun 11 bulan dan yg kedua berusia 1 tahun 8 bulan. apabila mereka sedang buang air besar, kadang biasa nya sangat susah untuk mngeluarkan kotoran nya . bahkan anak pertma sya sampai menangis saat dia sulit untuk buang air besar dikarenakan kotorannya sangat keras dan juga besar. pertnyaan saya, apa yg harus saya lakukan untuk mengatasi nya dok. mohon sarannya . karna sayapun tidak tega melihat di sampai ngos-ngosan ketika ngeden untuk buang air besar . hnya itu pertnyaan dari saya dokter . mohon saran dan solulisanya . wassalamu'alaikum dan selamat malam.

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah bertanya seputar sembelit pada anak melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Terjadinya sembelit (Konstipasi) sering terjadi pada anak laki-laki dan perempuan yang berusia di bawah 5 tahun. Namun pada usia yang lebih besar, tingkat terjadinya sembelit ini lebih sering dijumpai pada anak perempuan.Usia yang paling sering terjadi keluhan sembelit atau konstipasi adalah sekitar usia 2-3 tahun, yaitu ketika anak sedang melakukan toilettraining (latihan membuang air kecil dan besar di toilet).

Bila terjadipada usia 1 tahun, konstipasi dapat disebabkan karena perubahan makanan, seperti perubahan dari ASI ke susu formula, penambahan MPASI dan perkenalan terhadap makanan yang lebih padat). Pada anak usia 1-3 tahun, sulit buang air besar juga dapat disebabkan karena kurangnya asupan cairan, belum terbentuknya kebiasaan untuk buang air besar yang teratur dan adanya gangguan pada daerah bokong seperti penyakit ruam popok.

Sembelit atau susah buang air besar pada anak ditandai dengan keluhan, seperti feses menjadi keras dan berbentuk seperti feses kambingsehingga sering menyebabkan keluhan nyeri setelah melakukan buang air besar.

Ketika sembelit terlanjur terjadi pada Si Kecil, apa solusi yang dapat dilakukan?

Lakukan beberapa latihan gerakan melingkar pada kaki seolah-olah sedang mengayuh sepeda.

Ajaklah Si Kecil bermain permainan yang banyak menggerakkan kaki, seperti mengejar bola atau jenis permainan lain yang sejenis.

Lakukan pijatan pada perut anak Anda. Ketika Anda memijat perut Si Kecil, lakukanlah dengan meletakkan jari Anda pada posisi tiga jari di sisi kiri bawah pusar dan tekanlah secara perlahan dengan ujung jari Anda. Lakukan tekanan lembut tapi konstan selama kurang lebih tiga menit.

Untuk anak yang mengonsumsi susu formula, cobalah untuk menambahkan air pada susu formulanya. Selain itu, tanyakan kepada dokter mengenai jenis susu formula lain yang mungkin sesuai dengan keadaan anak yang sedang sembelit tersebut.Pengonsumsian jenis susu formula yang sesuai dengan keadaan anak yang sedang sembelit dapat membantu mengatasi masalah sembelit pada anaktersebut.

Perbanyak konsumsi air putih, dan perbanyak konsumsi makanan berserat. Namun, kurangi untuk mengonsumsi jenis makanan, seperti beras,pisang dan wortel yang sudah dimasak karena dapat memicu terjadinya sembelit (konstipasi).

Para orangtua dapat mengajarkan pola buang air besar secara teratur kepada Si Kecil, serta mengajarkan toilet training agar anak terbiasa melakukannya.

Apabila setelah mencoba beberapa cara seperti diatas namun Si Kecil belum juga membaik, Anda dapat berkonsultasi pada dokter. Berhati-hatilah jika sembelit yang dialami Si Kecil disertai dengan beberapa kondisi, seperti muntah, rewel, sakit perut, dan perut membuncit. Pasalnya, kondisi-kondisi tersebut dapat merupakan kondisi yang terjadi pada penyumbatan usus. Tidak ada hubungan antara sembelit dan kecerdasan anak. Oleh karena itu, segeralah bawa Si Kecil ke dokter untuk memastikan apakah hanya terjadi sembelit saja atauterjadi gejala penyumbatan usus.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai sembelit pada anak. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar