Sukses

Seputar Perdarahan Lambung

02 Sep 2018, 14:25 WIB
Pria, 46 tahun.

Bagaimana obat untuk mencegah pendarahan lambung nya ya, Dok... Saya lupa namanya, tapi untuk sakit nyeri nya saya tahu. Omeprazole tapi untuk nyeri nya saya lupa.. Bisa kah saya di beritahu.. Terima kasih.

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan mengenai perdarahan lambung melalui fitur tanya dokter.  

Jika saat ini masih ada perdarahan lambung segera konsultasi ke dokter ya, penanganannya perlu dilihat kondisi sakit lambungnya dan sumber perdarahannya.  Perdarahan saluran cerna seperti tukak lambung atau usus yang dalam dunia kedokteran disebut dengan ulkus peptikum. Ulkus peptikum adalah perlukaan terbuka pada lapisan lambung atau usus dua belas jari (duodenum). Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan ulkus peptikum, diantaranya adalah merokok, stres, faktor genetik, dan dapat disebabkan oleh bakteri (misalnya Helicobacter pylori) atau obat-obatan yang menyebabkan melemahnya lapisan lendir pelindung lambung dan duodenum sehingga asam lambung bisa menembus lapisan di bawahnya. 

Pada dasarnya pengobatan ulkus peptikum terdiri atas penghambat H2 (misalnya ranitidin, famotidin dan cimetidin). Pada ulkus peptikum yang disebabkan oleh Helicobacter pylori, akan diberikan terapi antibiotik. Masa penyembuhan biasanya memerlukan waktu selama 8 minggu, tetapi nyeri biasanya akan menghilang setelah beberapa hari. Meskipun gejalanya telah mereda, obat harus diminum sampai habis agar infeksi benar-benar reda.

Berikut terdapat tips untuk mencegah tukak lambung :

Perhatikan pola makan. Hendaknya makan dalam porsi yang cukup dan teratur. Hindari makanan yang bersifat iritatif terhadap lambung seperti makanan yang pedas, asam, berminyak, atau berlemak.

Hindarkan mengonsumsi alkohol. Alkohol dapat menyebabkan penipisan dinding lambung sehingga dapat menimbulkan peradangan dan perdarahan lambung.

Hindari merokok. Merokok dapat menimbulkan gangguan pada kerja lapisan pelindung lambung dan juga meningkatkan produksi asam lambung.

Olahraga teratur. Olahraga yang dipilih adalah yang bersifat aerobik.

Aerobik dapat meningkatkan kecepatan pernapasan dan jantung, menstimulasi aktifitas otot usus sehingga membantu mengeluarkan limbah makanan dari usus lebih cepat. Ganti obat penghilang rasa nyeri. Hindarkan penggunaan obat yang tergolong anti inflamasi non steroid karena dapat memperparah peradangan yang ada.

Kami menyarankan Anda untuk melakukan konsultasi langsung dengan dokter spesialis penyakit dalam untuk penanganan lebih lanjut pada keluhan Anda. 

Demikian, semoga bermanfaat. 

    0 Komentar

    Belum ada komentar