Sukses

Nyeri pada Kaki Penderita Diabetes
30 Aug 2018, 20:20 WIB
Pria, 41 tahun.

Halo dok.. Saya mau bertanya suami kena diabetes type 2 dan yang di keluhkan komplikasi pada mata rabun dan nyeri pada kaki serta pada kelamin Untuk pengobatan sudah pakai insulin dan gula sudah turun ke 180 tidak puasa Yg saya tanyakan kenapa nyeri dan rasa kesemutan tidak hilang sedangkan gula sudah turun terus apa ada obat atau cara tertentu yg harus di lakukan jika nyeri itu sering terjadi berulang ulang?? Terima kasih

Terima kasih telah bertanya tentang Nyeri pada Kaki Penderita Diabetes melalui fitur Tanya Dokter

Nyeri pada  tungkai, merupakan gejala salah satu komplikasi diabetes yaitu neuropati diabetes. Keluhan ini disebabkan adanya kerusakan pada sistem saraf perifer karena kadar gula darah yang tidak terkontrol. Karena itu, dalam mencegah atau memperlambat perjalanan kerusakan sistem saraf perifer tersebut, yang terutama perlu dilakukan adalah kontrol kadar gula darah yang ketat.

Jika pengontrolan kadar gula darah dan perawatan kaki sudah dilakukan. Beberapa obat dapat digunakan untuk mengatasi rasa nyeri, kebas, atau baal yang dialami. Beberapa obat itu adalah penghilang nyeri, antidepresan dosis rendah, dan beberapa obat anti kejang. Obat penghilang rasa nyeri berupa asetaminofen seperti paracetamol, atau anti inflamasi non-steroid. Antidepresan pada dosis rendah dapat mengatasi rasa nyeri atau kebas yang ada. Anti kejang digunakan untuk menstabilisasi saraf yang rusak dan mengurangi sinyal nyeri yang dikirim ke otak. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa pemberian metilkobalamin atau vitamin B12 juga membantu dalam mengatasi hal ini. Beberapa orang juga menyebutkan bahwa mandi air hangat juga dapat meredakan gejala baal atau kebas yang ada.

Tentunya obat-obat ini hanya dapat didapatkan dengan resep dokter. Karena itu, konsultasikanlah kepada dokter yang menangani diabetes suami anda.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan seputar Nyeri pada Kaki Penderita Diabetes. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar