Sukses

TBC Paru Bisa Kambuh?
30 Aug 2018, 15:12 WIB
Pria, 31 tahun.

Sore dok, saya ingin bertanya mengenai TBC. beberapa tahun yg lalu jauh sebelum saya menikah saya terkena TBC. saya rutin minum obat selama 6 bulan, dan saya sembuh. setelah saya menikah dan kini memiliki anak, anak saya sering kali berkeringat dibagian punggung jika sedang tidur. saya kawatir itu adalah TBC. apakah ada potensi tertular walaupun saat itu saya sudah sembuh dok ? Terima kasih

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi kuman Mycobacterium tuberculosis yang bersifat sistemik, yang dapat bermanifestasi pada hampir semua organ tubuh dengan lokasi terbanyak di paru yang biasanya merupakan lokasi infeksi primer. TBC ditularkan melalu droplet/udara.

Gejalanya berupa: batuk lebih dari 3 minggu, batuk darah, sesak napas, nyeri dada, berat badan turun, nafsu makan turun, berkeringat pada malam hari, demam yang tidak tinggi, dan mudah lelah. Pengobatannya dengan obat anti tuberkulosis (OAT) yang diberikan secara 6 bulan dan harus diminum setiap hari secara teratur. Obat yang tidak diminum secara teratur dapat menyebabkan resistensi (kekebalan) kuman. Jika sudah terjadi resistensi, OAT tidak ampuh lagi membunuh kuman TBC dan kondisi ini akan memperparah penyakit TBC yang diderita.

Apakah TBC bisa kambuh?

Sekalipun sudah dinyatakan sembuh, seseorang tetap dapat terkena TBC lagi. Seperti yang sudah dikatakan, TBC ditularkan melalui udara, jadi yang terpenting adalah menjaga daya tahan tubuh dan mencegah kontak langsung. Daya tahan tubuh dapat ditingkatkan dengan:

olahraga teratur 3x/minggu selama minimal 30 menit setiap sesinyamemenuhi kebutuhan nutrisi dengan makanan bergiziistirahat cukup, tidur minimal 7-8 jam/harihindari stresJika Anda bekerja di tempat yang penuh asap, gunakan masker untuk menghindari asap terhirup. Paparan asap dalam jangka waktu lama dapat meningkatkan risiko penyakit saluran pernapasan dan kanker.

Sakit kepala karena OAT?

OAT memang dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti kencing merah, drug induced hepatitis, dan sebagainya. Namun, saat ini Anda sudah dinyatakan sembuh dan sudah menjalani pengobatan tuntas 6 bulan, artinya Anda sudah tidak mengkonsumsi OAT lagi. Sakit kepala banyak sekali penyebabnya, tidak semua sakit sekala disebabkan oleh kolesterol dan hipertensi. Kolesterol dan hipertensi justru seringkali tidak menunjukkan gejala apapun. Sakit kepala juga bisa disebabkan oleh stres, kurang istriahat/kurang tidur, otot yang kaku, kurang olahraga, dan sebagainya. Apalagi Anda mengatakan Anda jarang berolahraga dan kurang tidur. Coba lakukan tips-tips di atas untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Berikut kami lampirkan artikel sebagai tambahan informasi:

Sakit Kepala (Headache)Makanan Penyulut Sakit Kepala6 Tanda Sakit Kepala Sudah BerbahayaMengenal Lebih Jauh Resistensi TuberkulosisKuman Tangguh, Terapi TB Harus TuntasPolusi Udara Sebabkan Kanker!7 Cara Kuatkan Sistem ImunTidur di Ruangan Gelap Lebih Sehat Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar