Sukses

5 Bulan Tidak Haid

30 Aug 2018, 14:18 WIB
Wanita, 18 tahun.

Hallo dok saya mau tanya...saya baru umur 18 kok sudah berhenti menstruasi selama 5 bulan ini..terakhir menstruasi normal" aja...kenapa ya dok??

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah bertanya seputar jarang haid melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, dengan lama keluarnya darah haid berlangsung selama 2-8 hari. Tidak semua wanita mengalami siklus menstruasi yang teratur setiap bulannya. Kelainan pada siklus menstruasi dapat berupa polimenorea, oligomenorea ataupun amenorea.

Oligomenorea merupakan suatu keadaan dimana siklus menstruasi memanjang lebih dari 35 hari, sedangkan jumlah perdarahan tetap sama. Wanita yang mengalami oligomenorea akan mengalami menstruasi yang lebih jarang daripada biasanya. Namun, jika berhentinya siklus menstruasi ini berlangsung selama lebih dari 3 bulan, maka kondisi tersebut dikenal sebagai amenorea sekunder.

Oligomenorea biasanya terjadi akibat adanya gangguan keseimbangan hormonal pada aksis hipotalamus-hipofisis-ovarium. Gangguan hormon tersebut menyebabkan lamanya siklus menstruasi normal menjadi memanjang, sehingga menstruasi menjadi lebih jarang terjadi. Oligomenorea sering terjadi pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama ataupun beberapa tahun menjelang terjadinya menopause. Oligomenorea yang terjadi pada masa-masa itu merupakan variasi normal yang terjadi karena kurang baiknya koordinasi antara hipotalamus, hipofisis dan ovarium pada awal terjadinya menstruasi pertama dan menjelang terjadinya menopause, sehingga timbul gangguan keseimbaangan hormon dalam tubuh. Disamping itu, oligomenorea dapat juga terjadi pada :

Gangguan indung telur, misal : Sindrome Polikistik Ovarium (PCOS)Stress dan depresiSakit kronikPasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)Penurunan berat badan berlebihanOlahraga berlebihan, misal atletAdanya tumor yang melepaskan estrogenAdanya kelainan pada struktur rahim atau serviks yang menghambat pengeluaran darah menstruasiPenggunaan obat-obatan tertentudsbumumnya oligomenorea tidak menyebabkan masalah, namun pada beberapa kasus oligomenorea dapat menyebabkan gangguan kesuburan.Pemeriksaan ke dokter kandungan harus segera dilakukan ketika oligomenorea sudah berlangsung lebih dari 3 bulan dan mulai menimbulkan gangguan kesuburan.

Pengobatan yang diberikan kepada penderita oligomenorea akan disesuaikan dengan faktor penyebabnya. Oligomenorea yang terjadi pada tahun-tahun pertama setelah haid pertama dan oligomenorea yang terjadi menjelang menopause tidak memerlukan pengobatan yang khusus dan cenderung kembali normal jika tidak ada faktor lain yang menyertai.

Di samping mengatasi faktor yang menjadi penyebab timbulnya oligomenorea, penderita oligomenorea juga akan diterapi dengan menggunakan terapi hormon, diantaranya dengan mengkonsumsi obat kontrasepsi. Jenis hormon yang diberikan akan disesuaikan dengan jenis hormon yang mengalami penurunan dalam tubuh (yang tidak seimbang). Pasien yang menerima terapi hormonal sebaiknya dievaluasi 3 bulan setelah terapi diberikan, dan kemudian 6 bulan untuk reevaluasi efek yang terjadi.

Untuk itu kami menyarankan Anda menemui dokter spesialis kebidanan dan kandungan agar ditelusuri lebih lanjut adakah faktor tertentu yang mempengaruhi siklus haid Anda, disertai penanganan yang optimal.

Demikian informasi yang bisa disampaikan seputar jarang haid, Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar