Sukses

Nyeri Haid dan Haid Menggumpal
29 Aug 2018, 22:21 WIB
Wanita, 25 tahun.

selamat pagi, dok. pada hari kamis malam tiba-tiba saya merasa mual dan sempat beberapa kali muntah, suami dan mertua sempat menganjurkan untuk test kehamilan, tapi saya tunda. pada jumat malam saya berhubungan dengan suami dan setelah selesai berhubungan keluar bercak darah berwarna merah terang yang pada awalnya saya kira keluar menstruasi di tengah2 berhubungan, maka saya langsung memakai pembalut. pada hari sabtu pagi saya cek ternyata tidak ada darah di pembalut yang saya pakai semalam, tetapi perut saya terasa sakit seperti normalnya keram pada saat menstruasi. dan pada hari minggu pagi akhirnya keluar darah haid normal seperti biasanya, tetapi keram pada perutnya terasa luar biasa bahkan terasa pegal dan linu sampai daerah panggul dan punggung, dan beberapa kali saya cek darah haid yang keluar berupa gumpalan2 kecil. dan sampai sekarang sakit pada area panggul dan punggung masih sangat terasa dan hanya saya atasi dengan minum obat pereda nyeri (asam mefenamat) sebagai informasi, saya sudah 8 bulan menikah dan sedari gadis siklus haid saya tidak beraturan, bisa 2-3 bulan sekali, tetapi sudah 4 bulan ini haid saya lancar tetapi selalu merasa keram menstruasi yang luar biasa. apakah itu hal yang normal, dok? atau ada sesuatu yang bermasalah? terima kasih sebelumnya.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.

Secara umum, setiap darah yang keluar dari tubuh akan mengalami proses penggumpalan. Namun yang perlu Anda waspadai adalah apabila perdarahan yang Anda alami banyak dan tidak berhenti. Dimana hal ini perlu dicari tahu penyebabnya. Selain keluhan itu, apakah ada keluhan lain seperti perdarahan tidak berhenti? nyeri perut? lemas? pusing? perdarahan di daerah lain?

Nyeri dan keram di area perut bawah dan pinggul pada saat mendekati masa haid, merupakan gejala yang sering dialami oleh wanita. Dismenorea atau nyeri haid biasanya dialami pada wanita usia muda. Nyeri ini diakibatkan karena adanya kontraksi dinding uterus yang biasanya di dominasi di area perut bagian bawah yang menjalar hingga ke pinggang, punggung bagian belakang, sampai ke area paha.

Rasa sakit ini biasanya dirasakan pada hari ke-1 hingga hari ke-3 dari siklus menstruasi. Rasa nyeri yang diarasakan oleh setiap wanita berbeda beda, dapat berupa nyeri ringan maupun berat hingga mengganggu aktivitas sehari hari. Jika nyeri yang dirasakan sangat berat dan mengganggu aktivitas sehari hari dikenal dengan nama dismenorea. Terdapat dua jenis dismenore, yaitu :

  • Dismenorea primer : dismenore tipe ini timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya hormon tubuh . Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat menstruasi akibat dari hormon prostaglandin
  • Dismenorea sekunder : biasanya baru timbul di kemudian hari setelah menstruasi pertama. Berlangsung lebih dari 3 hingga 4 hari dan disertai mual, muntah atau bahkan diare. Dismenore ini dapat disebabkan oleh beberapa panyakit/kelainan penyebab, antara lain : kelainan atau penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan,dll.

Apabila dismenorea yang dirasakan adalah dismenorea primer seperti yang Anda keluhkan maka tidak akan ada masalah. Apakah keluhan nyeri haid ini sudah lama terjadi atau baru dirasakan akhir-akhir ini?

Beberapa penyakit yang dapat menimbulkan keluhan nyeri haid diantaranya:

  • Endometriosis: Endometriosis adalah pertumbuhan  kelenjar endometrium dan stroma yang berasal dari rahim.  Pada endometriosis, lapisan yang menyerupai endometrium tumbuh dan ditemukan di luar rahim, berespon terhadap siklus menstruasi, namun lapisan endometrium yang berada di luar rahim tidak memiliki jalan keluar untuk perdarahan yang dialaminya setiap bulan sehingga lapisan disekitarnya akan meradang dan membengkak sehingga menimbulkan nyeri haid yang hebat.
  • Penyakit Radang Panggul: infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang dimulai dari uterus dan dapat menyebar ke organ reproduksi lainnya.Stenosis Serviks: penyempitan leher rahim. Gangguan ini sering disebabkan oleh adanya jaringan parut.
  • Tumor (fibroids): perkembangbiakkan dari dinding dalam uterus

Jika nyeri haid timbul lebih lama dari 2-3 hari dan terasa sangat berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi sampai muncul keluhan mual, muntah, pingsan, Anda patut mencurigai adanya penyakit yang mendasari. Endometriosis adalah penyebab tersering keluhan nyeri haid hebat pada wanita. Diperlukan pemeriksaan USG untuk melihat apakah ada kelainan pada rahim. Sebaiknya Anda segera memeriksakan ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Untuk sementara Anda dapat mengkonsumsi obat anti nyeri seperti asam mefenamat atau natrium diklofenak.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar