Sukses

Kejang Demam

29 Aug 2018, 10:23 WIB
Wanita, 27 tahun.

Selamat malam dok.. Dok keponakan saya baru berusia 4 bulan 18 hari mengalami kejang, setelah di ct scan hasilnya sbb: PSA didaerah interhemisfer pisterior, cyterna magna, SDH di parietale dan temporo-parietale sinistra, volume pendarahan 15,6 cc. Iskemi luas didaerah temporal sinistra. Yg sya tanyakan dok, untuk mengatasi pendarahan dgn jumlah segitu apakah harus dioperasi (katanya di bor 2 bagian dikanan dan dikiri dan kemudian dipasang selang untuk mengeluarkan cairan tsb) ?? Atau ada alternatif lain dok? Terimakasih

Terima kasih telah bertanya mengenai kejang pada anak menggunakan fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kejang pada anak bermacam penyebabnya, di antaranya adalah demam, epilepsi, trauma pada otak, pengobatan tertentu, kelainan metabolik, dsb. Bila kejang terjadi pada saat anak mengalami panas tinggi maka disebut dengan kejang demam. Yang perlu diketahui adalah ketika anak Anda mengalami kejang, apakah kejang terjadi hanya di beberapa bagian tubuh atau kah seluruh tubuh? Berapa lama kejang berlangsung? Setelah kejang apakah anak Anda tersadar atau tidur? Apakah pernah mengalami kejang bila tidak demam?

Kejang demam adalah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh (suhu rektal >38°C) yang disebabkan oleh suatu proses ekstrakranial. Kejang demam adalah suatu kejadian pada bayi atau anak, biasanya terjadi antara umur 6 bulan - 5 tahun. Anak yang pernah mengalami kejang tanpa demam, kemudian kejang demam kembali tidak termasuk dalam kejang demam.

Penyebab kejang paling banyak pada anak usia di bawah 3 tahun adalah kejang demam. Kejang dapat menyebabkan gangguan pada otak mulai dari gangguan nutrisi ke otak, gangguan suplai oksigen ke otak, dan sebagainya. Bila terdapat gangguan yang cukup berarti pada otak maka dapat timbul gangguan mulai dari gangguan tumbuh dan kembang anak, gangguan perilaku, gangguan belajar, cacat fisik, cacat mental, hingga kematian.

Kejang yang tidak disertai demam dapat disebabkan oleh epilepsi. Untuk memastikan diagnosis epilepsi perlu dilakukan pemeriksaan EEG untuk menilai apakah terdapat fokus epilepsi pada anak Anda. Pemeriksaan EEG tersebut perlu dilakukan ketika anak Anda sedang tidak mengalami demam.

Bagaimana mencegah kejang demam? Untuk mencegah kejang demam adalah dengan mencegah suhu tubu anak terlalu tinggi. Selain mencoba menurunkannya dengan parasetamol, Anda juga dapat mengompres seluruh badannya (tidak hanya kepala) dengan air hangat. Namun, kompres harus diperas dan direndam di air hangat kembali secara teratur, untuk mencegahnya menjadi dingin.

Untuk pertanyaan Anda PSA didaerah interhemisfer pisterior, cyterna magna, SDH di parietale dan temporo-parietale sinistra, volume pendarahan 15,6 cc. Iskemi luas didaerah temporal sinistra. sebaiknya Anda mengikuti saran dokter Anda untuk dilakukan operasi karena tidak ada jalan lain untuk mengeluarkan perdarahan di dalam otak.

Kami juga menyarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter secara langsung guna dilakukan wawancara medis dan pemeriksaan fisis secara langsung untuk menentukan penyebab dan penanganan yang sesuai.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai kejang pada anak, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar