Sukses

Kulit Terbakar Matahari

29 Aug 2018, 08:46 WIB
Pria, 17 tahun.

selamat pagi dok, saya ingin bertanya mengapa ketika saya beraktivitas dibawah sinar matahari, kulit saya akan terasa terbakar dan terkadang melepuh? juga saat saya merasa kepanasan, beberapa saat kemudian saya akan pingsan? kalau karena penyakit, itu penyakit apa dok?

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Kami dapat memahami perasaan Anda saat ini. Beberapa keterangan yang Anda berikan tampaknya memang sesuai dengan gejala-gejala yang dapat ditimbulkan oleh sunburn. Snesitivitas kulit terhadap sinar matahari berbeda beda antar individu.

Sebagian besar sunburn, meski terasa nyeri, umumnya tidak berbahaya dan akan menghilang secara spontan setelah 4 hari hingga beberapa minggu bergantung pada derajat luka bakarnya. Namun terdapat beberapa pengobatan yang dapat bermanfaat mengurangi ketidaknyamanan dari gejala yang dapat ditimbulkan, seperti obat golongan antiradang bukan steroid (ibuprofen, asetaminofen, asam mefenamat), dan pelembab yang mengandung aloe-vera seperti yang Anda gunakan saat ini. Selain itu, kompres/mandi air dingin juga dapat membantu Anda mengatasi rasa perih, panas, dan kemerahan yang timbul. Hindarilah penggunaan produk-produk oles yang mengandung parfum, scrub, atau garam yang dapat semakin mengiritasi kulit Anda. Saat ingin mengeringkan badan, gunakanlah handuk yang lembut dan usap perlahan, kebiasaan menggosok yang terlalu keras hanya akan memperburuk kondisi kulit Anda.

Yang terpenting, Anda harus menghindari pajanan sinar matahari selama masa penyembuhan. Gunakanlah tabir surya dengan sun protection factor (SPF) minimal 25-30 setiap hendak beraktivitas di luar ruangan. Saat berolahraga (terutama berenang), perlindungan tabir surya akan cepat menghilang sehingga penggunaannya harus diulang setiap jam.

Apabila kondisi tidak membaik dalam beberapa hari, atau timbul lepuh yang luas, bernanah, demam, nyeri hebat, pembengkakan, mual, kami sarankan sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk tatalaksana yang lebih optimal.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

0 Komentar

Belum ada komentar