Sukses

Merasa Kesemutan

28 Aug 2018, 23:17 WIB
Wanita, 23 tahun.

Dok, mau tanya. Nenek saya usianya 76 tahun, tingginya sekitar 153 cm. Nenek saya sering merasa ada semut yang mengerubuni. Tapi sepengelihatan saya gak ada semutnya. Katanya panas, apalagi kalo keringetan. Tapi tetap saya gak lihat ada semut. Sampai cium bau semut juga, tapi saya dan orang rumah lainnya gak lihat Ada semut dan cium bau semut. Sebelumnya nenek saya dari bulan oktober 2017 sampai januari 2018 minum obat untuk pemulihan saraf karena sempat terkena herpes. Apakah itu masih pengaruh dari obat atau ada hal lain dok ? Terimakasih

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Merasa Kesemutan.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Kesemutan merupakan keluhan yang pernah dialami oleh semua orang. Biasanya kesemutan terjadi saat tubuh terlalu lama diam, atau berada dalam suatu posisi tertentu, sehingga aliran darah ke daerah tersebut (misal ke arah tangan atau kaki anda) menjadi terhambat dan timbul keluhan kesemutan. Anda tidak perlu khawatir mengenai hal ini. Ini merupakan hal yang wajar terjadi. Keluhan tersebut akan berangsur-angsur menghilang dengan menggerak-gerakkan bagian tubuh yang kesemutan sehingga aliran darah kembali lancar ke daerah tersebut.

Yang perlu anda khawatirkan adalah jika keluhan kesemutan anda semakin meluas dari hari ke hari, semakin sering dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti sakit kepala, muntah-muntah, kelumpuhan anggota tubuh, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, dan lain sebagainya. Jika hal-hal tersebut terjadi pada diri anda, sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis saraf untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut sehingga anda segera mendapatkan pengobatan yang tepat.

Terdapat beberapa hal yang dapat menimbulkan terjadinya kesemutan, baik kesemutan yang bersifat sementara ataupun kesemutan yang berlangsung jangka panjang (kronis). Baberapa hal yang dapat menimbulkan kesemutan yang sementara antara lain adalah :

penekanan saraf yang berlangsung lama (seperti saat tidur, duduk bersila, dll)frekuensi napas cepatserangan panikdehidrasi (kurang cairan)kekurangan suplai darah pada tempat kesemutandsb

Sedangkan kesemutan yang berlangsung lama (kronis) dapat disebabkan oleh:

gangguan otak, saraf tulang belakang atau saraf tepi, termasuk di dalamnya adalah trauma, stroke, perdarahan otak, tumor, infeksi otak dan selaputnya, penyempitan saraf (carpal tunnel syndrome), melakukan gerakan berulang atau getaran jangka panjang, dsbgangguan jantung dan pembuluh darahgangguan metabolik dan hormonal: diabetes, gula darah rendah, gangguan hormon tiroid, menopause, kadar kalsium, kalium, natrium, ureum abnormal.infeksi dan sindrom post-infeksigangguan jaringan ikat dan imunitaskelainan darah, kulit, tulang, dan sendikurang vitamin: vit B1, vit B5 dan B12keganasan/tumor otakdsb

Kesemutan juga bisa dirasakan pasca terkena penyakit herpes pada nenek Anda, karena melibatkan jaringan saraf.

Berbahaya atau tidaknya belum diketahui karena diperlukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebab kesemutan yang Anda alami. Untuk sementara, Anda dapat mengkonsumsi multivitamin B kompleks untuk mengurangi keluhan. Bila keluhan berlanjut dan bertambah berat, sebaiknya Anda pergi memeriksakan diri ke dokter.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Merasa Kesemutan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar