Sukses

Penyebab Badan Lemas
28 Aug 2018, 09:34 WIB
Wanita, 49 tahun.

Dokter sekitar 4-5 yg lalu saya melakukan pengobatan nuklir (ablasi) krn hypertiroid tp saya tdk dianjurkan oleh dokter yg merawat saya u/ minum euthyrox, apakah saya perlu minum euthyrox dokter krn semenjak ablasi kondisi saya sering lemes (sampai spt orang yg pingsan krn tdk dapat bisa buka mata & buka mulut) terutama kalau kecapekan / terlalu gembira / sedih / panas /dingin. Mohon penjelasannya, trim's

Terima kasih telah bertanya mengenai keluhan lemas melalui fitur Tanya DokterHalo,

Berikut adalah beberapa penyebab kenapa badan kita terasa lemas dan lelah terus-terusan:

1: Apa Yang Kita Makan

Mengkonsumsi kafein dan gula dapat menjadi bumerang bagi kesehatan. Pasalnya kafein dan gula justru dapat membuat Anda semakin lelah dan lemas-lemas. Tak luput pula, terdapat sederet risiko kesehatan lainnya yang ditimbulkan kafein dan gula.

Daripada mengkonsumsi gula dan kopi lebih baik Anda mengkonsumsi buah, sayur, dan protein. Dengan mengkonsumsi makanan sehat maka rasa lelah Anda dapat berkurang.

Dengan diet yang baik juga, resiko untuk terjadi obesitas berkurang, dimana obesitas menjadi kontributor besar sebagai penyebab kelelahan.

2: Berapa Lama Anda Tidur

Kurang tidur menjadi salah satu penyebab kelelahan yang paling sering dikeluhkan oleh seseorang. Saat Anda kurang tidur lebih baik Anda menghindari kafein dan alkohol terutama beberapa jam sebelum tidur.

Atau bahkan terlalu banyak tidur juga dapat menyebabkan kelelahan dan lemas-lemas. Lama jam tidur paling ideal pada umumnya adalah 8 jam tidur dalam sehari, menyesuaikan usia dan kondisi biologis yang ada.

3: Berapa Banyak Anda Olahraga

Bila Anda sering merasa lelah justru salah satu terapinya adalah dengan olahraga.

Olahraga yang Anda lakukan sebaiknya diakhiri 3 jam sebelum waktu tidur. Dengan rajin berolahraga justru dapat meningkatkan stamina.

Beberapa ahli menyarankan agar rutin berolahrga paling tidak 40 menit selama 4 hari dalam seminggu. Namun sebaliknya, olahraga berlebihan juga tidak baik. Hal yang paling ideal adalah mengatur secara bijaksana kebutuhan jam olahraga Anda dengan kemampuan usia tubuh yang ada.

4: Anemia

Kondisi ini merupakan penyebab kelelahan yang paling sering terjadi.

Keadaan anemia sering dialami oleh wanita, terutama berkaitan dengn menstruasi yang berat.

BIla Anda mengalami hal ini, sebaiknya harus dipastikan dengan pemeriksaan darah. Anda juga dapat mengkonsumsi makanan yang tinggi akan zat besi seperti daging dan sayuran hijau.

Jika kondisi lemas-lemas berlanjut, ada baiknya Anda mulai melakukan pemeriksaan ke dokter guna mencegah dan mengantisipasi potensi anemia yang sangat mungkin dapat muncul.

5: Gangguan Tiroid

Kelebihan dan kekurangan hormon tiroid dapat menyebabkan kelelahan. Anda dapat dengan mudah menyingkirkan penyakit ini dengan pemeriksaan darah.

Kelenjar tiroid berbentuk kupu-kupu dan terletak di bagian bawah leher. Fungsi dari kelenjar ini adalah untuk memproduksi hormon tiroksin.

Selain itu kelenjar tiroid bertugas mengontrol tubuh dalam produksi hormon dan pembakaran energi yang akan membantu mengatur detak jantung, tekanan darah, serta suhu tubuh.

Fungsi kelenjar tiroid yang meningkat disebut dengan hipertiroid yang bisa menimbulkan rasa lelah, lemah, dan depresi.

Hipertiroid yang lama juga bisa menyebabkan kelainan jantung. Denyut jantung menjadi lebih cepat.

6: Depresi

Bila Anda merasa lelah dan disertai dengan kesedihan, hilangnya nafsu makan serta Anda tidak dapat merasakan kegembiraan maka kemungkinan besar Anda menderita keadaan depresi. Bila keadaan ini muncul memang sebaiknya Anda melakukan konsultasi ke dokter.

Selain lemas dan kelelahan, depresi juga memiliki ancaman kepada aspek kesehatan tubuh lainnya, antara lain kebotakan rambut, kesehatan kulit, bahkan memicu penyakit degeneratif lainnya yang berbahaya seperti: hipertensi, diabetes, kolesterol buruk, jantung bahkan stroke.

7: Kelainan Pada Jantung

Kelelahan dapat menjadi suatu pertanda penyakit jantung terutama pada wanita. Apabila Anda merasakan gangguan dalam melakukan olahraga atau merasa semakin buruk setelah berolahraga dapat menunjukkan kemungkinan adanya kelainan pda jantung.

Kami saranan anda berkonsultasi pada dokter yang menangani ayah anda untuk melihat apakah keluhan saat ini berhubungan dengan penyakit tiroid yang dideritanya, atau disebabkan hal-hal lainnya.

Demikian informasi yang dapat Kami berikan. Semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar