Sukses

Hamil Lagi Setelah Kehamilan Ektopik
28 Agu 2018, 09:35 WIB
Wanita, 26 tahun.

Stlh hamil d luar kandungn & operasi apa msh ad hrpan untk bisa hamil lagi?

Terima kasih telah bertanya tentang hamil lagi setelah kehamilan ektopik melalui fitur Tanya Dokter. 

Seseorang yang mengalami kehamilan ektopik bukan berarti tidak dapat mengalami kehamilan normal namun berarti ia memiliki kemungkinan untuk mengalami kehamilan ektopik lagi di masa depan.

Kehamilan ektopik seringkali disebabkan oleh:

MerokokKehamilan ektopik sebelumnyaRiwayat infeksi di tuba falopi (salpingitis, PID : Pelvic Inflammatory Disease)Riwayat operasi pada tuba falopiKomplikasi dari pecahnya infeksi appendisitis (usus buntu)EndometriosisNo. 2, 3 dan 4 dapat menyebabkan terciptanya jaringan parut pada saluran tuba falopi (saluran telur) sehingga hasil pembuahan tidak dapat berpindah ke rongga rahim dan terjebak di sepanjang saluran.

Wanita memiliki 2 buah saluran telur (tuba falopii) yang masing-masing terletak di sebelah kanan dan kiri. Apabila satu saluran telur pecah akibat kehamilan ektopik dan diangkat melalui operasi, seorang wanita akan tetap menghasilkan ovum (sel telur) melalui saluran telur sisi sebelahnya namun kemungkinan hamil berkurang sebesar 50%. Hal ini dapat menurunkan angka kemungkinan hamil berikutnya tetapi bukan berarti Anda tidak dapat hamil lagi.

Jika tidak terjadi komplikasi, umumnya kesuburan akan kembali normal.Jika sudah mendapat haid lagi berarti fungsi organ reproduksi sudah kembali normal dan sudah boleh hamil lagi. Namun, dianjurkan agar Anda menunda kehamilan berikutnya selama kurang lebih 3 bulan, hingga organ reproduksi ibu kembali ke bentuk semula dan Anda telah siap secara fisik dan emosi untuk hamil lagi. Selain kesiapan fisik, hal inilah yang juga penting yaitu kesiapan mental.

Diskusikanlah dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda, yang tentunya memahami riwayat medis atau penyakit Anda sebelumnya. Utarakan segala hal yang menjadi kekhawatiran dan kebingungan Anda termasuk kapan saat yang tepat untuk memulai kehamilan kembali.

Semoga bermanfaat!

0 Komentar

Belum ada komentar