Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Keluar Cairan dari Penis

28 Aug 2018, 09:35 WIB
Pria, 24 tahun.

Selamat malam, Dok. Kelamin saya sering keluar seperti precum akan tetapi saya tidak sedang memikirkan dan atau melakukan yang berkaitan dengan sex. Itu kenapa ya dok? Apa saya kelainan? Atau bagaimana? Apa itu ada kaitannya dengan onani? Mohon penjelasan dan saran. Terimakasih

Terima Kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Kemungkinan cairan yang keluar merupakan cairan pre-ejakulasi dan bukan termasuk ejakulasi dini. Cairan pra-ejakulasi atau dikenal pula sebagai cairan pra-semen, cairan Cowper, madzi, atau pre-cum, adalah cairan kental dan bening yang keluar dari lubang uretra pada penis laki-laki yang terangsang secara seksual. Kandungan cairan ini mirip dengan semen (air mani atau cairan sperma), tetapi tidak memiliki campuran dari kelenjar semen. Cairan yang dihasilkan kelenjar cowper ini dianggap sebagai pelumas alami sekaligus penetral asam. Cairan pre-ejakulat memang dapat keluar akibat rangsangan seksual yang diterima. Hal ini adalah normal dialami oleh setiap laki-laki. Adapun banyaknya jumlah cairan pre-ejakulat yang keluar mungkin terjadi akibat tingkat sensitivitas yang lebih rendah sehingga lebih mudah terangsang. Cobalah untuk lebih rileks dan belajar mengendalikan rangsangan yang diterima hingga terbiasa.

Ejakulasi Dini (ED) memiliki definisi ejakulasi yang berulang, sering, atau menetap dengan stimulasi yang minimal, sebelum, saat, atau sesaat setelah penetrasi dan sebelum saat yang diinginkan, oleh karena tidak mampu mengendalikannya yang kemudian menyebabkan ketidakpuasan pada pasangan, rasa terganggu, dan rasa tertekan. Untuk mengatasi ejakulasi dini pada pria maka perlu diketahui penyebabnya terlebih dahulu, apakah psikologik (perasaan bersalah, stress, kecemasan, disfungsi ereksi), organik (gangguan organ), atau iatrogenik (karena tindakan medis).

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar