Sukses

BAB berdarah

25 Aug 2018, 18:58 WIB
Pria, 29 tahun.

Dok, mau tanya. Saya BAB tapi ada darah di permukaan kotorannya. Kalau saya perhatikan, kotoran saya normal (tidak cari, tidak kecil-kecil) berwarna cokelat hanya saja ada warna di beberapa permukaan. Jadi tidak seluruhnya bercampur darah. Kemudia setelah itu, anus (lubang dubur) saya terasa ga nyaman seperti panas gitu (kayak efek makan makanan pedas). Sebelumnya (sehari sebelumnya), saya BAB normal tidak berdarah tapi sedikit keras kotorannya dan saya acapkali ngeden sedikit memaksa. Kira-kira apa yang saya alami ya Dokter? Kemudian, saya kan khawatir nih terkena kanker usus, boleh penjelasan tidak mengenai kanker usus apakah darah pada kotorannya berwarna terang / gelap, terus bercampur keseluruhan pada feses atau bagaimana? Terima kasih.

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter di KlikDokter. 

 

Kami memahami kekhawatiran Anda.   

BAB berdarah dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah wasir/hemoroid, polip usus besar, gastritis erosif (perlukaan pada lambung), kanker usus besar, sirosis hepatis (akibat pecahnya varises esofagus), inflamatory bowel disease, lecet pada daerah anus karena feses yang keras, dan lain lainnya. BAB dengan darah berwarna kehitaman biasanya disebabkan karena adanya perlukaan/perdarahan di saluran cerna bagian atas (gastritis erosif, pecah varises esofagus). Sedangkan jika darah berwarna merah segar pada feses kemungkinan kelainan terjadi di saluran cerna bagian bawah (kanker kolon, wasir, disentri, dsb).

Konstipasi dan konsistensi tinja yang keras juga dapat menyebabkan perlukaan saat mengedan sehingga dapat menimbulkan bercak darah. BAB yang keras menunjukkan bahwa konsumsi serat dan cairan Anda masih kurang. Jika memang masih keras, obat yang bersifat laksatif dapat membantu memperlancar BAB.

Pada infeksi (disentri) biasa disertai dengan diare, nyeri perut dan terkadang demam dan darah biasanya keluar bersamaan dengan tinja. Pada hemoroid biasanya darah keluar setelah selesai buang air besar, terdapat kesulitan buang air besar, darah sering kali hanya menetes, dan dapat dijumpai adanya benjolan yang ikut keluar dari anus. Pada kanker kolon, biasanya darah keluar dalam jumlah agak banyak dan disertai rasa nyeri pada saat buang air besar, dapat disertai diare ataupun tinja yang berbentuk kecil-kecil.

Diperlukan anamnesa dan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (jika diperlukan) untuk dapat menegakan sebuah diagnosa. Kami sarankan agar Anda segera memeriksakan diri suami Anda langsung ke dokter spesialis penyakit dalam atau bedah untuk diperiksa secara seksama/mencari sumber perdarahan sehingga mendapatkan pengobatan yang sekiranya diperlukan. Jika perdarahan dibiarkan, dapat menyebabkan anemia, kehilangan cairan, sampai penurunan kesadaran. 

Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar