Sukses

Seputar Sindrom Asherman
25 Aug 2018, 09:37 WIB
Wanita, 23 tahun.

Sore dok , sayah waktu 6 juni di kiret dok karna kandungan sayah kosong,dan keluar darah setelah kuret pun darah nyah hanya sedikit dok, nah seminggu setelah nya sayah kontrol lagi di usg lagi katanya rahim sayah sudah baik dok sudah bersih dan bagus lagi, sayah d kasih obat lagi trus d sruh habiskan tapi sayah tidak menghabisa kan nya dok, Malah minum nya hanya beberapa kali Dan dari sudah kuret sampai sekarang sayah belum haid lagi dok, sayah takut sindrom asherman dok tapi dok sampai saat ini tdak ada nyeri atau apapun dok apakah bisa di sebut sindrom asherman juga ? Bagaimana solusi nya dok

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan mengenai sindrom asherman melalui fitur tanya dokter. 

Keluhan Anda belum tentu sindrom asherman. Apakah ada keluhan kejang perut atau nyeri perut saat ini? 

Sindroma (kumpulan gejala) Asherman adalah terbentuknya adhesi (perlengketan) pada bagian dalam rahim (endometrium), sebagai akibat dari jaringan parut yang timbul saattindakan pembedahan. Akibat dari perlengketan ini pasien mengalami pengurangan menstruasi, meningkatnya kejang perut dan rahim, sampai tidak adanya haid (amenorrhea) dan sering menyebabkan kemandulan (infertilitas). Pada kebanyakan kasus, terjadi pada wanita yang menjalani tindakan dilatation and curettage (D&C).

Pasca kuret seringkali berdampak pada kesehatan wanita, meskipun dampaknya berbeda-beda. Pada beberapa wanita sering kali mengalami gangguan siklus datang bulan. Pada prinsipnya setelah tindakan kuret, normalnya tubuh akan mengalami produksi hormon esterogen dan juga progesteron yang dapat membuat wanita mengalami siklus datang bulan seperti biasanya. Meskipun demikian kesuburan akan mengalami pemulihan minimal sekitar dua minggu setelah dikuret. Adapula yang tidak mengalami datang bulan pasca terjadinya kuret. Siklus datang bulan setelah kuret dapat terjadi perubahan menjadi tidak teratur bahkan tidak sama sekali mengalami datang bulan. Pada beberapa kondisi pasien terkadang dokter akan memberikan hormon (setelah dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu) untuk memicu terjadinya datang bulan pasca kuret atau melakukan serangkaian test yang berhubungan dengan pemeriksaan hormon untuk mengetahui hubungan hormon dengan kesuburan pada pasien tersebut. 

Untuk memastikan kondisi rahim Anda, kami sarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan dan bila diperlukan akan dilakukan pemeriksaan USG rahim. 

 

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar