Sukses

Mengatasi Diare Pada Anak

25 Aug 2018, 06:23 WIB
Wanita, 25 tahun.

Dok saya mau tanya anak saya 3hari lalu terkena muntah terus sdh di tangani pergi ke rumah sakit dan rawat jalan saja tapi kalau anak saya makan dia diare tapi skrg tiap asi pasti diare muntah sdh tidak sering tapi diarenya bagaimana agar bisa dicegah dok?

Terima kasih telah bertanya tentang Mengatasi Diare Pada Anak melalui fitur Tanya Dokter

Apakah keluhan demam, mual, muntah, sulit makan, atau sulit minum? Apakah ada darah/lendir? Warna apakah mencret anak anda? Apakah masih ada ampas atau hanya air saja?

Diare merupakan penyakit yang ditandai dengan bertambahnya frekuensi BAB >3 kali/hari disertai perubahan konsistensi tinja (menjadi cair/lembek), dengan/tanpa darah dan/atau lendir.

Ada banyak yang dapat menyebabkan mencret pada anak. Beberapa penyebabnya adalah infeksi virus dan bakteri (kuman). Namun pada anak-anak yang paling sering menyebabkan diare adalah infeksi virus, seperti rotavirus. Yang ditandai dengan diare yang sangat banyak bisa melebihi 10 - 15 x sehari, dan berisi air ditandai juga dengan demam.

Diare pada anak perlu diwaspadai karena tubuh anak yang sebagian besar terdiri atas cairan (80%) sehingga akan mudah sekali menjadi dehidrasi (kekurangan cairan) akibat diare. Yang diperlukan adalah mengawasi jumlah cairan di dalam tubuh anak. Setiap kali anak BAB atau muntah maka berikan asupan cairan oralit kepada anak.

Bila anak masih dapat minum maka dapat diberikan cairan seperti oralit yang anda bisa dapatkan di apotik manapun. Obat lain yang digunakan untuk mengatasi diare pada anak menurut WHO adalah zink. Dosis zink disesuaikan dengan usia.

Indikator paling mudah untuk melihat anak kekurangan cairan atau tidak adalah melihat BAK anak. Perhatikan BAK anak, kalau sudah mulai berkurang dan berwarna pekat, merupakan tanda anak kekurangan cairan. Jika anak sudah lemas dan tidak dapat minum maka perlu dilakukan penambahan cairan dan elektrolit melalui infus. Tanda lainnya adalah tidak adanya air mata sewaktu anak menangis dan anak menjadi lemas. Apabila sudah ada tanda-tanda kekurangan cairan, segera bawa anak ke dokter atau UGD/Emergency.

Kami sarankan apabila diare sudah semakin banyak dan anak sulit makan atau minum serta tidak ada perbaikan segera bawalah ke dokter. Perlu diingat pengobatan diare untuk anak sangat berbeda dengan orang dewasa, obat diare untuk orang dewasa tidak boleh digunakan untuk anak-anak.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan seputar Mengatasi Diare Pada Anak. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar