Sukses

Mengatasi Ketombe

24 Aug 2018, 10:44 WIB
Pria, 20 tahun.

Selamat Siang, nama saya Runita, begini saya mau bertanya, setahun lalu saya sempat smoothing alhasil rambut saya rusak parah dan saya terpaksa memotong rambut saya sampai pendek sekali. Dengan kondisi yang seperti itu ada teman saya menyarankan memakai shampo bayi, apakah tidak masalah jika keramas dengan shampo bayi? Dan kondisi rambut saya cenderung berketombe? Mohon informasinya dokter, terimakasih

Terima kasih telah bertanya tentang Mengatasi Ketombe melalui fitur Tanya Dokter

Ketombe / Seboroik merupakan suatu reaksi peradangan yang berkaitan dengan proliferasi kulit normal yang disebabkan oleh jamur Pityrosposrum ovale.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, yaitu:

· Kulit berminyak

· Stres

· Defisiensi imun (HIV)

· Kelelahan

 · Kebersihan kulit kepala kurang 

Lapisan epidermis kulit kepala secara rutin akan berganti. Pada kebanyakan orang, pengelupasan kulit kepala atau penggantian lapisan epidermis ini tidak terlihat. Namun terdapat beberapa kondisi dimana pergantian sel tidak seperti biasanya atau sangat cepat. Untuk orang dengan ketombe, pergantian sel berlangsung dalam 2-7 hari, sementara bagi orang normal pergantian sel membutuhkan waktu 1 bulan. Hal ini mengakibatkan kulit kepala menjadi berminyak, berketombe dengan lapisan yang putih atau keabu-abuan.  

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya;

Shampo anti ketombe

Gunakan shampoo anti ketombe yang memiliki kandungan ketokonazol, selenium sulfida, zinc pyrithione, coal tar, asam salisilat, atau resorsin. Kulit kepala dikeramasi 2-3 kali seminggu selama minimal 1 bulan. Saat keramas, diiamkan dahulu selama minimal 5 menit, kemudian bilas.

Obat topikal (oles)

Pada kasus peradangan yang lebih berat dapat diberikan obat topical (oles) berupa krim kortikosteroid 2,5%, krim ketokonazol 2%, atau krim pragmatar. Jika peradangan sangat berat dan sulit diobati dapat ditambah kortikosteroid atau ketokonazoloral.

Menghindari faktor pencetus

Dalam hal ini jika kulit kurang terjaga kebersihannya, maka sebaiknya mulai membiasakan untuk keramas dengan lebih rutin. Jika terbiasa menggunakan helm atau penutup kepala untuk berkendara atau beraktivitas, maka mulai harus memperhatikan juga kebersihan helm dan penutup kepala tersebut,

Konsultasi ke dokter

Jika ketombe Anda tidak hilang setelah beberapa minggu pengobatan, kulit kepala menjadi bengkak/kemerahan, rambut rontok, muncul ketombe di bagian tubuh lain, segera konsultasikan ke dokter. Anda mungkin membutuhkan resep shampo anti ketombe yang lebih kuat, obat anti jamur, atau krim kortikosteroid.

Pada kasus peradangan yang lebih berat mungkin akan membutuhkan tambahan kortikosteroid atau obat jamur oral, namun hal ini hanya diberikan oleh dokter yang memeriksa Anda.

Penggunaan shampoo bayi sebenarnya boleh saja dilakukan namun karena tidak diformulasikan untuk mengatasi ketombe, kemungkinan besar masalah ketombe Anda akan tetap ada. Jadi saya sarankan sebaiknya memang menggunakan shampoo untuk ketombe.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan seputar Mengatasi Ketombe. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar