Sukses

Telapak Kaki Berlubang

23 Aug 2018, 21:19 WIB
Wanita, 26 tahun.

Dok, telapak kaki saya kyk lubang2 gitu, uda ganti kaos kaki tiap hr, tp gag ngaruh. Itu knp ya? Trus harus diapakan?

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com 

Dalam dunia kedokteran, telapak kaki yang berlubang dikenal dengan nama pitted keratolysis. Kondisi ini disebabkan oleh adanya infeksi bakteri di telapak kaki. Bakteri penyebabnya diantaranya corynebacteria, Dermatophilus congolensis, Kytococcus sedentarius, actinomyces dan streptomyces.

Penanganan pitted keratolysis adalah menggunakan antibiotik topikal seperti cream yang mengandung asam fusidic atau dengan antibiotik oral seperti erythromycin, dimana penggunaan obat ini sebaiknya diawasi oleh dokter. Anda juga sebaiknya sering mengeringkan kaki dan memberi ventilasi cukup untuk membersihkan infeksi. 

Berikut cara mengatasi terjadinya pitted keratolysis  

Hindari memakai sepasang sepatu yang sama lebih dari dua hari berturut-turut,Jika ingin memakai kaos kaki, gunakan kaos kaki dari bahan yang dapat menyerap keringat seperti bahan dari katun.Sebaiknya sering menggunakan sendal yang terbuka bagian depan, hindari sepatu yang ketat atau sepatu tanpa ventilasi udara.Bersihkan kaki dengan sabun antibakteri atau antiseptik setiap hari, jika perlu juga dapat disikat dengan sikat atau batu minimal dua kali dalam seminggu.Gunakan pengering rambut untuk mengeringkan kaki setelah mandi atau berendam.Terapkan antiprespiran pada telapak kaki setidaknya dua kali dalam seminggu.Jangan biarkan kaki Anda berkeringat karena panas dan lembab, biarkan mendapatkan sirkulasi udara dan kesejukan.Kenakan kaus kaki katun untuk menambah daya serap, dan sering menggantinya.Hindari menggunakan sepatu bergantian dengan orang lain.Keringkan kaus kaki setelah selesai pekerjaan berat/panas.Selalu memakai kaus kaki dengan sepatu Anda. Jika tips diatas sudah Anda coba lakukan namun belum ada perubahan, kami sarankan Anda melakukan pemeriksaan secara langsung lebih lanjut dengan dokter spesialis kulit dan kelamin agar mendapatkan pengobatan yang optimal sesuai dengan kondisi Anda saat ini.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar