Sukses

Mengatasi Bekas Luka

20 Aug 2018, 11:09 WIB
Wanita, 18 tahun.

Pagi dok, dok wajah saya ada bekas luka yang mengganggu banget buat saya. Saya sudah pakai dermatix dan cuka apel hampir seminggu. Tapi hasilnya tetap sama Menurut dokter saya harus pakai apa? Makasih

Terima kasih telah bertanya tentang cara menghilangkan bekas luka di wajah menggunakan fitur Tanya Dokter

Bekas luka yang terjadi pada kulit dapat meninggalkan bekas luka yang menghitam (hiperpigmentasi), atau menjadi berkas berwarna putih (hipopigmentasi) atau menjadi jaringan berlebih (keloid). Bekas luka seperti apa yang anda alami?

Masing-masing jenis bekas luka memerlukan penanganan yang berbeda-beda. Dasar penanganan bekas luka yang menghitam biasanya menggunakan krim, pengelupasan kulit/chemical peeling, mikrodermabrasi ataupun laser. Beberapa cara tersebut diharapkan dapat menyamarkan, menipiskan, bahkan menghilangkan bekas luka.

Proses penyembuhan luka terkadang akan meninggalkan bekas luka seperti keloid atau hanya garis-garis kehitaman atau berupa scar putih. Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi terbentuknya bekas luka pada seseorang, antara lain kedalaman luka, ukuran luka, lokasi luka dan faktor genetik (keturunan). Jika dalam keluarga Anda terdapat kecenderungan terbentuk keloid pada bekas luka, maka kemungkinan besar bekas luka anda juga akan membentuk keloid.

Keloid merupakan salah satu jenis dari jaringan parut yang merupakan hasil dari pertumbuhan yang berlebihan dari bekas kulit yang terluka, yang melebihi batas luka itu sendiri.

Bentuknya kenyal, mengkilat, dan dapat bervariasi dalam warna seperti merah jambu, merah daging, dan coklat gelap. Keloid tidak ganas, tidak menular, dan biasanya terdapat gejala gatal, nyeri tajam, dan perubahan bentuk. Pada kasus yang parah, dapat menghambat pergerakan dari kulit. Yang sering membingungkan adalah bagaimana cara membedakan keloid dengan jaringan parut bekas luka yang biasa (hypertrophic scar). Hypertrophic scar merupakan pertumbuhan keatas (menonjol) jaringan parut bekas luka yang tidak melebar melewati batas luka.

Tidak banyak hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terbentuknya bekas luka yang tidak diinginkan, seperti keloid atau scar hypertrophic.

Beberapa terapi yang dapat dilakukan untuk mengobati keloid adalah penggunaan salep, suntikan steroid, laser, dan operasi. Apabila Anda menginginkan hasil yang cepat dapat dilakukan operasi pengangkatan secara bedah ataupun laser. Suntikan dengan menggunakan steroid harus dilakukan beberapa kali. Sebaiknya didiskusikan dengan dokter spesialis kulit dan kelamin.

Demikian informasi yang dapat diberikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar