Sukses

Bau badan

19 Aug 2018, 16:10 WIB
Pria, 30 tahun.

Maaf dok.. Saya mau tanya ? Bagaimana cara mengobati bau badan akibat mengkonsumsi ikan cumi,udang dan ikan tuna. Padahal dulunya saya tidak bau badan. Tapi setelah 1 bulan saya makan cumi,udang dan tuna hampir setiap hari. Terus setelah saya mempuyai bau badan. Bahkan setelah habis mandi pun bau badan saya masih tercium/menyengat. Saya mohon bantuannya untuk menghilangkan bau badan saya ini. Jujur.. Saya jadi minder/malu kalau mau main atau bepergian. Terimakasih banyak sebelumnya saya ucapkan

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter di KlikDokter. 

 

Kami memahami kekhawatiran Anda. Masalah bau badan memang dapat menjadi masalah sendiri.

Bagaimana dengan produksi keringat tubuh Anda? Karena bau badan juga dipengaruhi oleh produksi keringat maka biasanya sulit untuk dihilangkan seluruhnya, namun dapat dikontrol dan dikurangi.

Untuk mengatasi bau badan, Anda dapat mencoba beberapa tips berikut:

1. Mandi yang teratur setiap hari dengan menggunakan sabun antiseptik.

2. Jika makanan mempengaruhi bau badan Anda, hindari konsumsi makanan-makanan dengan aroma yang kuat dan beberapa bahan makanan seperti bawang, bawang putih, makanan berlemak, minyak, dan alkohol.

3. Jagalah agar ketiak dan kaki Anda tetap kering untuk menghambat pertumbuhan bakteri.

4. Mencukur ketiak dapat mengurangi keringat dan bau badan.

5. Gunakan pakaian berbahan alami seperti katun dan sutera yang tidak menghambat penguapan keringat tubuh.

6. Gunakan sepatu dan kaos kaki dari bahan alami agar tidak menghambat penguapan keringat tubuh. Pastikan Anda mengganti kaos kaki setiap hari.

7. Berikan waktu cukup banyak untuk bertelanjang kaki sehingga mengurangi kelembaban daerah kaki.

8. Gunakan anti-perspiran pada malam hari sebelum tidur untuk menekan produksi kelenjar keringat pada saat tubuh sedang tidak berkeringat. Penggunaan deodoran lebih baik digunakan pada siang hari karena berguna untuk menutup bau badan dengan bahan pengharum.

9. Terapi relaksasi seperti yoga atau meditasi untuk mengatasi keringat yang berlebihan karena stres.

Jika setelah melakukan tips-tips di atas Anda masih mengalami produksi keringat yang berlebihan, mungkin terdapat kondisi kesehatan yang lebih serius. Anda mungkin memerlukan penanganan yang lebih spesifik dari tips-tips di atas. Kemungkinan diperlukan pemberian obat-obatan, suntikan, iontoforesis atau tindakan bedah. Untuk menentukan pilihan yang tepat lebih lanjut, kunjungilah dokter Anda dan konsultasikanlah keluhan Anda lebih lanjut.

Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar