Sukses

Hasil Rontgen Suspek TB

19 Aug 2018, 16:07 WIB
Pria, 24 tahun.

sore dok, mohon pencerahannya kalo hasil sperti ini bisa di bilang tb atau tidak. gada gelaja batuk, demam, atau berkeringat di malam hari tp kata hrd di perusahaan yg bbrpa hari saya ikuti test ada indikasi tb pulmo : corakan brokhovascular paru kanan kiri baik tampak infiltrat pada lapangan atas paru kiri sinus kostofrensikus kanan kiri baik dan diafragma baik tulang dan jaringan dinding dada baik kesan, cor batas normal pulmo suspek proses spesifik pada paru kiri atas terimakasih,

Terima kasih telah bertanya seputar hasil rontgen suspek TB menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Apakah terdapat riwayat batuk sebelumnya?  Apakah batuk terus menerus? Atau hanya di malam atau pagi hari? Apakah ada sesak, demam, keringat malam, batuk darah, nyeri dada? Apakah ada riwayat asma/alergi/ maag? Sudahkah melakukan pemeriksaan dahak?

Dari keterangan hasil Rontgen menjelaskan kemungkinan Anda mengalami TBC (Tuberkolosis). Namun, untuk mendiagnosis TBC, selain melakukan pemeriksaan penunjang, perlu dilakukan juga pemeriksaan fisik dan wawancara. Pemeriksaan penunjang yang biasanya dilakukan adalah pemeriksaan darah, foto rontgen dada dan pemeriksaan dahak 3 kali (sewaktu, pagi, sewaktu). Apabila seseorang telah didiagnosis menderita TBC, maka pasien tersebut harus menjalani terapi minum obat selama 6 bulan (kecuali pada kasus-kasus tertentu, seperti terapi kuman TBC yang kebal/resisten, dsb) yang dapat diperoleh secara gratis di puskesmas atau di instasi kesehatan milik pemerintah.

Tuberkulosis Paru atau TBC adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini dapat menular melalui droplet/cairan dahak mengandung kuman tuberkulosis, yang dikeluarkan oleh penderita tuberkulosis paru ke udara terutama saat batuk dan bersin. Orang yang menderita TBC paru menularkan TBC melalui droplet yang dihasilkannya saat batuk/bersin/berbicara dan jika terhirup oleh orang di sekitarnya maka mampu menyebarkan kuman penyakit kepada orang tersebut. Oleh karena itu keluarga anda memiliki resiko tertular penyakit TBC yang Anda derita.

Tindakan pencegahannya antara lain dengan penggunaan masker (terutama untuk penderita), dan memenuhi asupan nutrisi termasuk multivitamin dan mineral untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sebagai penderita harus senantiasa menutup mulut setiap batuk atau bersin, dan agar tidak terjadi penularan kuman kepada orang disekitarnya.

Penyakit TB (Tuberkulosis) Paru dapat disembuhkan, namun hal ini bergantung pada kepatuhan penderita terhadap pengobatan yang memang berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

Pengobatan TB memang membutuhkan kedisiplinan dan waktu yang panjang. Hingga kini, belum ada obat TB terbaru yang dapat menyembuhkan TB dalam waktu yang singkat. Seseorang dengan TB harus menuntaskan pengobatan yang lama tersebut hingga benar-benar dinyatakan terbebas dari penyakit TB. Lama  pengobatan TB pada penderita dapat berkisar 6- 9 bulan, tergantung dari jenis TB dan respon penderita terhadap pengobatan. Sejauh ini, jenis obat TB yang efektif memang kombinasi dari penggunaan empat obat-Rifampisin, INH, Pirazinamid, dan Etambutol, ditambah dengan suntikan Streptomisin pada mereka yang tergolong dalam Penderita TB kategori 2 ( pasien kambuh, gagal ataupun dengan riwayat pengobatan terputus).

Penyakit ini dapat kambuh jika imunitas (daya tahan) tubuh seseorang menurun dan juga orang tersebut menjalankan pola hidup yang tidak sehat.

Untuk memastikan penyebab keluhan Anda, kami menyarankan Anda memeriksakan diri ke dokter umum atau dokter spesiali penyakit dalam. Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga dapat membantu. 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar