Sukses

Celana Dalam Sering Basah di Kehamilan 35 Minggu

17 Aug 2018, 11:03 WIB
Pria, 20 tahun.

Dok saya hamil 35 minggu kok sering basah iy cd saya dan kta bidan aer ktubn sy sdkit. Klo sya minta sc pda hri itu bisa gk dok?

Terima kasih telah bertanya menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kondisi yang Anda alami sebaiknya diperiksakan langsung ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan. 

Perlu dibedakan apakah basah pada celana dalam Anda disebabkan oleh keputihan atau air ketuba yang merembes. 

Jika Benar adalah air ketuban, maka Kondisi yang anda alami sekarang adalah Ketuban Pecah Dini atau KPD. Pengertian dari KPD adalah pecahnya ketuban sebelum onset persalinan baik pada kehamilan aterm (cukup bulan), maupun preterm (prematur). Saat ini apabila anda mengalami KPD preterm. Kejadian KPD preterm terjadi 1% dari semua kehamilan. Pada sebagian besar kasus, penyebabnya belum diketahui, namun terdapat beberapa faktor yang disebutkan memiliki kaitan dengan KPD yaitu :

Inkompetensi serviks (leher rahim)Polihidramnion (cairan ketuban berlebih)Riwayat KPD sebelumyaKelainan atau kerusakan selaput ketubanKehamilan kembarTraumaServiks (leher rahim) yang pendek (<25mm) pada usia kehamilan 23 mingguInfeksi pada kehamilan seperti bakterial vaginosisTanda yang terjadi adalah keluarnya cairan ketuban merembes melalui vagina. Cairan ini tidak akan berhenti atau kering karena terus diproduksi sampai kelahiran dan sejauh ini belum ada penelitian mengenai obat tradisional yang dapat meningkatkan cairan ketuban ataupun menutup ketuban yang bocor tersebut. 

Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit. Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal yang disebabkan oleh infeksi maka memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya.

Keputihan yang berlangsung terus menerus tanpa pengobatan yang tepat selama kehamilan dapat menimbulkan berbagai komplikasi selama kehamilan, seperti ketuban pecah dini, bayi lahir prematur, infeksi cairan amnion, infeksi pada janin dan lain sebagainya. Pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya.

Oleh sebab itu, kami sarankan Anda memeriksakan kondisi And ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan.

Semoga bermanfaat.

    0 Komentar

    Belum ada komentar