Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Seputar Hubungan Intim dan Solusinya

16 Aug 2018, 12:38 WIB
Pria, 34 tahun.

Assalamu a'laikum dok.. Ada bbrp hal yg ingin saya tanyakan kpd Dokter terkait soal hubungan seksual kami. Usia pernikahan kami sdh 10thn dan di karuniai dua org putra. Yang ingin saya tanyakan 1. Sejak awal menikah istri saya mengalami susah orgasme dan it sering dia keluhkan pada saya. Dulu dia sempat therafi tp tdk ada hasil. Bbrp obt pun pernah dia minum, anjuran bbrp posisi dan cara bercinta pun sdh kami lakukan tp tdk ada hasil..seiring dngn wakt hal itu terlupakan. Skarang sdh 6 bln dia melepas Kontrasepsi. Dan skrng dia mengeluhkan lagi persoalan dia yg susah orgasme. Hal atw cara apa yg harus kami lakukan..? 2. Orientasi seksual saya merasa cukup tinggi,bahkan saya merasa tdk terpuaskan. Karena takut berbuat zina d luar sana akhirnya saya sring kali melakukan onani, bahkan setelah bercinta dengan istri pun kerap kali saya melanjutkan dengan onani, istri pun memahami, tak jarang juga istri membantu saya onani.. Apakah saya ini msh normal atw ada kelainan? 3. Saya pernah menawarkan istri saya menggunakan sex toys, tp istri saya menolak karna dia merasa ukurn penis saya sdh cukup, tp bwt saya, saya merasa ukurn penis saya tidak cukup panjang, saya slalu berniat menggunakan vacum. Apakah dengan vacum itu cara yg tepat untuk memanjangkan ukurn penis saya. Di usia saya yg sekarang? Mohon rekomendasinya. Dan apakah menggunakan sextoys untuk istri saya. Merupakan cara tepat.? Mohon anjuran sextoys jenis apa yg tepat bwt istri saya? Itu saja dok yg jadi permasalahan kami saat ini. Terima kasih sebelumnya Wasallam

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kondisi Anda dan akan mencoba menjawab berbagai pertanyaan yang timbul.

1. Seputar orgasme pada wanita

Organ seksual wanita yang berperan dalam mencapai orgasme terdapat pada klitoris dan vagina. Akan tetapi orgasme vaginal (melalui penetrasi atau rangsangan jari) lebih sulit dicapai dibandingkan orgasme klitoris. Kepuasan seksual seorang wanita bukan terletak pada ukuran penis pasangannya, akan tetapi lebih kepada teknik yang diterapkan. Bahkan meskipun G-spot seorang wanita terdapat pada 1/3 depan vagina, atau sekitar 5 cm dari mulut vagina, hanya sekitar 15-30% wanita yang mendapatkan orgasme vaginal.

Cara paling mudah agar wanita dapat mencapai orgasme lebih cepat adalah melalui orgasme klitoris. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan foreplay adekuat hingga pasangan Anda benar-benar terangsang, dilanjutkan dengan perangsangan klitoris baik menggunakan tangan, kemaluan, maupun oral.

Di samping itu, bagi wanita untuk bisa menikmati hubungan intim diperlukan kedekatan emosional, suasana, dan mood yang baik. Oleh sebab itu, Anda perlu mengungkapkan kepada pasangan apa yang Anda harapkan dari suatu hubungan intim dan bagaimana agar harapan Anda itu dapat tercapai.

Kami sertakan pula beberapa artikel berikut untuk Anda baca:

2. Gairah seksual yang tinggi

Secara teori, gairah seksual yang tinggi umumnya berada di usia 20-30an. Hasrat ini diatur oleh kadar hormon androgen (testosteron). Bila kadar hormon ini terlalu tinggi, hasrat seksual pun bisa meningkat.

Untuk menahan gairah seksual, yang paling penting adalah mengalihkan pikiran atau lakukan sesuatu yang menyibukkan Anda hingga Anda tak lagi memikirkannya.

Berikut kami sertakan beberapa artikel yang dapat menambah informasi Anda:

Bila Anda mengalami kesulitan dalam mengendalikan gairah seksual, ada baiknya berkonsultasi dengan psikiater, atau konsultan pernikahan bila sudah menikah.

3. Cara memperbesar penis

Panjang dan besar penis seseorang dipengaruhi oleh faktor genetik, ras, diet, kebiasaan merokok, dan hormon testosteron. Hingga kini, tidak ada yang efektif dan aman untuk memperbesar penis.

Selengkapnya di sini: Adakah Cara Memperbesar Penis?

4. Penggunaan sex toys

Pada kasus tertentu, penggunaan sex toys dapat membantu mencapai kepuasan kedua belah pihak dalam suatu hubungan intim. Namun, penggunaannya perlu dilakukan dengan bijak. Dan sebaiknya, setelah semua cara tidak berhasil dan setelah berdiskusi dengan dokter/seksolog terkait hal ini. Silakan bawa istri ke dokter kebidanan dan kandungan untuk diperiksakan apakah ada sesuatu hal fisik yang membuat istri sulit mencapai orgasme.

Baca juga: Awas, Sering Pakai Sex Toy Bahayakan Kesehatan!

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar