Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Ukuran Penis Terasa Kecil

16 Aug 2018, 08:18 WIB
Pria, 20 tahun.

Dok, izin bertanya. Saya remaja Laki-laki yang sudah berumur 20. Namun, ukuran penis saya tidak seperti ukuran pada umumnya(untuk umur 20an). Istilahnya teman teman saya mempunyai ukuran yang jauh lebih besar daripada saya(bukan berarti saya dan teman teman saya gay atau buka bukaan). Itu yang membuat saya tidak pede dengan diri saya sendiri. Apa yang harus saya lakukan? Saya awalnya ingin menggunakan jasa pembesar alat vital, yang berada dijalan jalan. Namun, setelah saya selidiki, itu hanya menggunakan embel embel "Mak Erot". Dan itu tidak terbukti aman. Jadi harus mengurungkan niat tsb. Saya sudah melakukan "Kegel Excercise" selama kurang lebih 2 bulan. Namun tidak membuahkan hasil. Masih dalam ukuran awal. Sekitar 5cm(Non- Ereksi) 12cm(Ereksi). Tolong jawabannya dokter. Terimakasih banyak.

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi panjang dan besar penis seseorang, yaitu:

  1. Genetik. Faktor keturunan berperan penting terhadap ukuran penis saat dewasa.
  2. Ras/etnis. Etnis seseorang juga menentukan panjang penis. Dari berbagai penelitian, rata-rata panjang penis orang Indonesia (Asia/Melayu) saat tidak ereksi kurang lebih 7-8 cm dan saat ereksi bisa mencapai 11-12 cm. Dengan begitu, yang Anda alami masih dianggap normal.
  3. Diet. Makanan tinggi kalium seperti brokoli, tomat, ubi, wortel, bit, seledri, dan bawang putih dipercaya dapat melancarkan aliran darah penis. Diet tinggi serat, selenium, dan yang kaya vitamin E seperti kacang-kacangan, mangga, alpukat, dan kuning telur dapat mencegah radikal bebas yang menyebabkan "stress" dalam tubuh.  Makanan-makanan ini menjaga kesehatan sistem hormon agar tetap seimbang, termasuk menjaga kesehatan sistem hormon pria/testosteron yang berkontribusi terhadap ukuran penis.
  4. Merokok. Merokok mempengaruhi penis sama seperti pengaruhnya terhadap jantung dan pembuluh darah lainnya. Asap rokok merusak dinding pembuluh darah, membuatnya menjadi sempit dan berdampak buruk pada elastin, jaringan yang berperan dalam kemampuan untuk ereksi.
  5. Hormon. Testis (buah zakar) menghasilkan hormon testosteron. Aktivitas testis dimulai pada saat bayi berusia 3-4 bulan. Beberapa makanan seperti susu kedelai maupun lemak yang tinggi kandungan estrogennya akan menghambat produksi testosteron.

Para peneliti menemukan bahwa pengaruh hormon testosteron sangat penting terhadap perkembangan dan pertumbuhan penis. Terdapat 2 tahap vital yang menentukan ukuran penis ini, yang pertama adalah pada saat bayi masih di dalam kandungan (janin) pada saat bayi lahir hingga masa puber selesai. Di kedua tahapan ini, ekspresi hormon testosteron sangat diperlukan untuk pertumbuhan penis. 

Setelah masa puber, secara alami penis sudah tidak bisa membesar lagi. Satu-satunya cara untuk memperbesar penis melalui operasi.

Kami sertakan pula beberapa artikel untuk menambah informasi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar