Sukses

Penyebab Sakit Kepala Migrain

15 Aug 2018, 08:05 WIB
Pria, 25 tahun.

Saya sering sekali mengalami sakit dikepala atau pusing.. Kadang MIgren sudah hampir setengah tahun, kenapa yah dokter... Mohon dijawab

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan mengenai sakit kepala migrain melalui fitur tanya dokter.

Penyebab migrain sampai saat ini belum diketahui secara pasti, sebagian besar meyakini berhubungan dengan faktor lingkungan dan genetik. 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya), adanya scintillating scotoma (sebuah area peralihan parsial dalam lapang pandang yang berkelip-kelip/bergerak-gerak seperti yang Anda rasakan saat ini atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki). Apabila gejala tersebut ada beberapa saat muncui sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura. Migrain yang disertai munculnya aura dinamakan migrain klasik.Penderita migrain biasanya akan mengalami sakit kepala selama 4-72 jam. Sakit kepala ini dapat mengganggu aktifitas sehari-hari, dan dapat hilang timbul. Timbulnya migrain dapat terjadi akibat kombinasi dari beberapa faktor, seperti stres, kebisingan, kelelahan, PMS (sindrom pra-menstruasi), lapar atau makanan tertentu. Coba untuk memperhatikan makanan Anda. Beberapa makanan yang diidentifikasi menjadi pencetus migraine adalah :

Makanan yang banyak mengandung Thyramine (keju, red wine)

Makanan yang mengandung Monosodium Glutamate (MSG) seperti makanan Cina dan Meksiko

Makanan yang mengandung Nitrat (bologna, salami, smoked meat)

Makanan yang difermentasi

Alkohol (red wine)

Minuman yang mengandung kafein (softdrink, teh, kopi).

Kami menyarankan Anda untuk berobat ke Dokter Spesialis Saraf untuk memastikan diagnosis Anda. Bila diperlukan, akan dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang seperti CT scan atau MRI kepala. Bila diagnosis sudah pasti, maka dapat ditentukan apakah pantangan yang berarti bagi kondisi Anda saat ini. 

Demikian, semoga bermanfaat. 

    0 Komentar

    Belum ada komentar