Sukses

Seputar Penebalan Dinding Rahim
15 Aug 2018, 00:42 WIB
Pria, 20 tahun.

Hallo dok, saya wanita dengan masa haid yang lebih sering maju antara 33-35 hari, saya terakhir haid (5-juli-2018) terhitung hingga hari ini sudah 42 hari dari HPHT,saya belom haid. setelah saya bawa ke rs utuk periksa dan di tangani oleh bidan dengan pemeriksaan USG dan hasilnya terdapat penebalan dinding rahim,dan bidan hanya bisa mengatakan di tunggu saja hasilnya 2 minggu lagi tanpa informasi yg jelas. saya ingin menanyakan apa penyebab penebalan dinding rahim? dan obat apa yang bisa mempeluruh penebalan dinding rahim sehinga saya mendapatkan haid normal? nb : saya belom pernah melakukan penetrasi sexsual. terimakasih.

Terimakasih telah bertanya tentang penebalan di dinding rahim melalui fitur Tanya Dokter.

Penebalan dinding rahim, dalam dunia medis sering disebut dengan hiperplasia endometrium. Penebalan dinding rahim karena ketidakseimbangan hormonal, terjadi peningkatan hormon estrogen yang tidak diimbangi oleh hormon progesteron. Memang penebalan dinding rahim sering menyebabkan rasa sakit atau perdarahan melalui vagina yang memanjang. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya anemia (kurang darah). Hiperplasia endometrium bukanlah kanker, namun dalam beberapa kasus dapat berkembang menjadi kanker.

Hiperplasia endometrium terbagi menjadi 3 tipe yaitu: Simplek, Kistik, Atipik. Penderita hiperplasia endometrium Simplek dan Atipik masih dapat hamil. Penanganannya individual tergantung pada keparahan ketebalan endometrium Anda apakah dengan tindakan kuretase, pemberian obat hormon atau jika terdeteksi adanya kemungkinan kanker maka biasanya dilakukan pengangkatan rahim (histerektomi). Untuk itu hal ini paling baik didiskusikan kembali dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda dan memang sebaiknya ditangani karena perdarahan yang terjadi terus-menerus dapat menyebabkan kurang darah, lemas dan mengganggu aktivitas.

PCOS mepengaruhi infertilitas (gangguan kesuburan ) dikarenakan menyebabkan wanita menghasilkan sikus anovulatoar (tidak mengandung sel telur) akibat dari ketidakseimbangan hormonal.

Untuk mengatasi masalah gangguan kesuburan, diperlukan terapi hormonal lainnya (seperti obat kontrasepsi oral), metformin, obat penyubur (clomiphene) yang dapat diberikan oleh dokter. Selain itu dapat juga dilakukan terapi Laparoscopic ovarian drilling (LOD) yaitu operasi sederhana yang menggunakan laser/panas untuk menghancurkan jaringan ovarium yang memproduksi androgen, seperti testosteron.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang penebalan di dinding rahim. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar