Sukses

Penanganan Dermatitis Atopi
14 Agu 2018, 23:15 WIB
Wanita, 18 tahun.

Kenapa alergi dermatitis bisa kambuh saat bersentuhan dengan sesuatu zat atau benda?? Dan cara penyembuhannya gimna ya Terima kasih

Terima kasih telah bertanya seputar dermatitis kontak atopi menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Terdapat beberapa jenis dermatitis, seperti dermatitis atopi atau dermatitis kontak, apa saja gejala yang Anda alami? Apakah ada alergi? Gatal? Kemerahan?  Izinkan kami menjelaskan tentang dermatitis Atopi.

Dermatitis atopi dapat dipicu oleh pencetus (alergen) yang berkontak dengan kulit, hal tersebut terjadi pada orang  yang sensitif terhadap iritasi di kulit. Kulit kering, kemerahan, rasa gatal dan panas merupakan salah satu gejala eksim. Untuk beberapa kasus, dapat muncul berulang-ulang atau berlangsung secara kronik (dalam jangka waktu lama). Kebiasaan untuk menggaruk kulit yang gatal tersebut justru akan memperparah kondisi kulit dan pengobatan dapat berlangsung lebih lambat.

Penyebab  Diperkirakan berhubungan dengan sistim kekebalan tubuh yang berkaitan dengan reaksi alergi. Kontak dengan bahan alergen (pencetus alergi) akan dapat memicu kambuhnya eksim kembali. Bahan-bahan alergen (yang juga mungkin didapatkan berkontak dengan Anda adalah sabun, detergen, udara (dingin, panas, lembab), krim, parfum, keringat, garukan, bakteri, emosi atau stres , pakaian, dan perhiasan.

dermatitis memang sulit dan membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Cara terbaik untuk menghindari dermatitis kambuh kembali adalah mengenali faktor pencetus apa yang dapat membuat  Anda kambuh kembali (detergen, pelembab, atau stres) dan sebisa mungkin hindari pencetus tersebut. Langkah selanjutnya adalah mencegah kulit kering dengan menggunakan sabun bayi dan mengoleskan pelembab pada kulit, hindari sepatu atau kaus kaki yang meningkatkan kelembaban pada kulit (hindari berkeringat banyak pada kaki) , dan hindari menggaruk.

Apabila memang alergen sulit untuk dihindari maka dapat dioleskan salep kortikosteroid lemah. Ingatlah untuk mengoleskannya hanya ketika  sedang kambuh. Hindari stres, makan bergizi, dan beristirahat teratur. Kortikosteroid topikal apabila digunakan dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan penipisan kulit, hipopigmentasi, dan jerawat. Efek sistemiknya adalah supresi pertumbuhan dan supresi adrenal.

 Apabila gejala terus berlanjut maka sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk dievaluasi lebih lanjut.

Demikian informasi seputar dermatitis kontak atopi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar