Sukses

Gangguan Buang Air Kecil

13 Aug 2018, 10:25 WIB
Wanita, 20 tahun.

selamat pagi dokter. sudah hampir seminggu lebih ini perut saya terasa mulas seperti ingin BAK dan kadang kram seperti sedang haid dan ketika saya BAK setelahnya terasa sakit yg menyengat. kini saya sudah tidak bisa lg menahan rasa ingin BAK terlalu lama. meskipun rasa ingin BAK begitu besar nyatanya air urin yg keluar hanya sedikit sekali dan rasa ingin BAK pun terus terasa meskipun sudah BAK dan dalam kondisi terbuka untuk hal itu tp tidak ada setetespun yg mengalir. rasa geli yg sangat menyengat setelahnya mengganggu sekali. warna urin kuning pekat dan baunya sedikit berbeda dr BAK normal. jika terjadi pada pagi hari perut terasa mulas dan bagian perut bawah (geli yg sangat menyengat terus terasa) tp keadaan akan sedikit membaik ketika saya tidur dengan terlentang. dan saya merasa stres akan hal itu. mohon bantuannya dokter, terimakasih.

Terima kasih telah bertanya tentang Gangguan Buang Air Kecil melalui fitur Tanya Dokter

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Gejala mengedan saat buang air kecil disebut sebagai straining, serta keluarnya kencing sedikit-sedikit, adalah gejala infeksi saluran kemih atau gangguan pada persarafan dari otot saluran kencing. Infeksi saluran kemih (ISK) menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kemih dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, higienitas yang buruk, sering menahan BAK, dan hubungan seksual yang tidak sehat. ISK lebih mudah terjadi pada wanita karena wanita daripada pria. Secara umum, penyakit ini tidak menular.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

ISK atas: gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.

ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.

Namun, infeksi saluran kemih juga dapat timbul tanpa gejala dan baru terdeteksi dari hasil urinalisis. Hasil ini pun tergantung cara penampungan sampel urin. Untuk memastikan masih adanya infeksi saluran kemih, dapat dilakukan pemeriksaan kultur urin.

Kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan untuk evaluasi lebih lanjut supaya diagnosis pasti dapat ditegakkan dan anda mendapat pengobatan yang tepat.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan seputar Gangguan Buang Air Kecil. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar