Sukses

Seputar Hiperpigmentasi Bekas Luka
14 Aug 2018, 10:55 WIB
Wanita, 14 tahun.

Dok saya mau tanya, kan saya punya tahi lalat nah kan saya baca artikel tahi lalat bisa di hilangkan dengan bawang putih. Nah saya coba, lalu pas besoknya kulit saya kaya melepuh dan kelihatan kulit dalam saya. Seling satu hari dua hari di area sekitar tahi lalat saya mengering. Dan muncul koreng. Dan koreng tersebut ada yang saya cukil dan ada yang saya biarkan. Setelah area sekitar tahi lalat saya sudah mengering, di kulit sekitar tahi lalat saya menjadi hitam. Dan saya tidak PD untuk penampilan saya sekarang. Dan saya pengen menghilangkan bekas luka hitam tersebut. Dan tahi lalat yang tadi saya hilangkan tadinya tidak hidup, dan sekarang jadi hidup karena saya hilangkan dengan bawang putih tersebut. Tolong jawab dok

Terima kasih telah bertanya seputar hiperpigmentasi bekas luka melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan.

  • Penyebab bekas luka yang gampang menghitam dapat disebabkan beberapa faktor. Faktor tersebut meliputi:
  • Kebersihan luka pada saat penyembuhan
  • Adanya infeksi atau tidak pada luka
  • Apakah luka kotor atau tidak
  • dll

Bekas luka yang terjadi pada kulit dapat meninggalkan bekas luka yang menghitam (hiperpigmentasi), atau menjadi berkas berwarna putih (hipopigmentasi) atau menjadi jaringan berlebih (keloid).

Masing-masing jenis bekas luka memerlukan penanganan yang berbeda-beda. Dasar penanganan bekas luka yang menghitam biasanya menggunakan krim, pengelupasan kulit/chemical peeling, mikrodermabrasi ataupun laser. Beberapa cara tersebut diharapkan dapat menyamarkan, menipiskan, bahkan menghilangkan bekas luka. Bila bekas luka masih baru dan tidak terlalu dalam, Anda dapat mengoleskan krim mengandung hidrokuinon 2% yang dijual di pasaran. Krim hidrokuinon 2% termasuk dalam dosis yang aman, dan penggunaannya harus tepat hanya pada bekas luka saja dan aplikasikan pada malam hari.

Penanganan bekas luka yang menghitam ini bergantung pada ukuran dari hiperpigmentasi dan sudah berapa lama terjadi. Untuk itu, Anda dapat mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk penanganan yang optimal.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai hiperpigmentasi bekas luka. Semoga bermanfaat. Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar