Sukses

Mual Saat Hamil Muda
13 Agu 2018, 18:17 WIB
Wanita, 29 tahun.

Siang Dok, Saya sedang hamil minggu ke 6 menuju 7 minggu. Saya mengalami Mual & muntah sepanjang hari. Namun kebanyakan muntah hanya berupa busa putih dengan frekuensi bisa hingga 10x sehari. Kadang disertai sedikit makanan yang baru di makan. Sebelumnya saya penderita maag akut & cukup parah. Saat ke dokter kandungan dan di USG ada pendarahan di dalam rahim dekat janin. Saya diberi penguat utrogestan 200mg, & folavit 400 mg. Setiap minum folavit, maag saya perih terasa terbakar & mual hebat. Saya mau tanyakan apakah saya bisa minum obat maag seperti alumy atau inpepsa? apakah mual hebat saya bisa di kurangi dengan vit B6? Saya tidak diberi anti mual dari dokter. Dan apakah pendarahan dalam rahim saya berbahaya dok?

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Mual Saat Hamil Muda.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Boleh saja jika ibu ingin konsumsi obat Alumy / Inpepsa / vitamin B6 untuk mengatasi rasa mual Anda. Perlu diingat bahwa pastikan dokter Anda mengetahui Anda konsumsi obat tersebut agar penggunaannya dapat terkontrol.

Beberapa tips yang dapat Ibu terapkan antara lain adalah:

  • Mulailah dengan konsumsi makanan cair, kemudian meningkat menjadi makanan padat porsi kecil yang kaya akan karbohidrat (makan sedikit-sedikit).

     

  • Bila muntah adalah masalah di pagi hari, makan makanan kering seperti sereal, roti, atau biskuit sebelum bangun dari tempat tidur di pagi hari, atau coba makan makanan ringan tinggi protein seperti keju sebelum pergi tidur (protein membutuhkan waktu lama untuk dicerna)

     

  • Ubah pola makan menjadi lebih sering dengan porsi kecil. Makan secara perlahan dan kunyah makanan secara sempurna

     

  • Makan makanan yang mengandung banyak cairan. Hindari jumlah besar konsumsi cairan dalam satu waktu. Coba minuman yang dingin, jus buah seperti apel atau anggur

     

  • Hindari makanan pedas, gorengan, atau berminyak

     

  • Bila terganggu dengan bau menyengat, makan makanan dingin pada temperatur ruang dan hindari bau yang mengganggu

     

  • Konsumsi vitamin B1, B6, vitamin C, kalium, dan asam folat

     

  • Hubungi dokter bila muntah terjadi terus-menerus sehingga makanan atau minuman tidak dapat masuk. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan) dan harus diterapi sesegera mungkin

     

Yang membahayakan adalah apabila Ibu mengalami suatu keadaan yang disebut hiperemesis gravidarum. Hiperemesis gravidarum sendiri adalah mual dan muntah hebat dalam masa kehamilan yang dapat menyebabkan kekurangan cairan, penurunan berat badan, atau gangguan elektrolit sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari dan membahayakan janin di dalam kandungan. Pada umumnya HG terjadi pada minggu ke 6 - 12 masa kehamilan, yang dapat berlanjut sampai minggu  ke 16 – 20 masa kehamilan.

Cobalah langkah-langkah yang tertulis di atas. Jika tidak membantu, sebaiknya Ibu berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mendapatkan obat yang dapat mengurangi keluhan mual.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Mual Saat Hamil Muda. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar