Sukses

Buah yang Baik untuk Diet
13 Agu 2018, 06:36 WIB
Wanita, 23 tahun.

Siang dok saya Hani mau tanya buah2 an apa aja yg harus di makan saat diet dan buah2an apa aja yang harus di hindari saat sedang diet apa jeruk termasuk buah yg harus di hindari saat sedang diet.makasi

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Buah-buahan yang baik untuk diet ialah buah yang rendah kalori. Pada dasarnya sebagian besar buah terdiri dari air dan serat, dan karenanya bisa dianggap rendah kalori. Meski demikian, buah seperti pisang, durian, dan mangga cukup kaya kalori (kadar karbohidrat tinggi). Berbeda dengan ketiganya, alpukat, meski tinggi kalori, kalori sebagian besar berasal dari asam lemak sehat, yang berguna untuk membantu menurunkan berat badan dan bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Anda bisa konsumsi buah apa saja, yang penting juga dibarengi dengan pengaturan makanan yang baik dan olahraga yang rutin.

Dua prinsip utama dalam pengaturan makanan ialah:

1. Kurangi makanan yang mengandung gula-gula sederhana/gula tambahan.

Makanan dalam golongan ini menstimulasi pengeluaran hormon insulin yang berperan dalam penyimpanan lemak. Jika kadar insulin rendah, lemak-lemak yang tersimpan dalam tubuh akan dikeluarkan untuk dibakar. Mengurangi makanan yang tinggi karbohidrat akan menurunkan kadar insulin, menekan nafsu makan, dan menurunkan berat badan tanpa Anda merasa lapar. Contoh karbohidrat yang sehat adalah oatmeal, nasi merah, serta roti gandum.

2. Makanlah protein, lemak sehat, dan sayur. 

Contoh sumber protein yang baik adalah daging (sapi, ayam, kambing), ikan dan seafood (salmon, udang, tuna, dst), serta telur.

Sayuran dapat dimakan sebanyak-banyaknya, seperti brokoli, kembang kol, bayam, kol, selada, dan timun. 

Sumber lemak sehat seperti minyak zaitun, minyak kelapa, alpukat, butter. Jangan takut untuk memakan lemak. Jika kadar lemak dalam makanan Anda terlalu rendah, Anda akan merasa lapar dan cenderung makan berlebihan.

Berikut adalah 10 tips untuk menurunkan berat badan di samping berolahraga:

  1. Sarapan tinggi protein untuk mengurangi craving dan asupan kalori selama sehari.
  2. Hindari minuman bergula dan jus buah. Minuman-minuman ini cepat meningkatkan berat badan.
  3. Minum air putih setengah jam sebelum makan. Sebuah studi memperlihatkan bahwa minum air 30 menit sebelum makan akan menurunkan berat badan sebanyak 44% dalam waktu 3 bulan.
  4. Pilih makanan yang kurang meningkatkan berat badan. Contohnya: telur utuh, sayuran hijau, salmon, brokoli, kembang kol, kol, daging sapi tanpa lemak, dada ayam, kentang rebus, kacang merah, kacang hijau, lentil, keju, alpukat, oatmeal, nasi merah, buah-buahan, dan yoghurt.
  5. Makan serat yang dapat larut seperti oatmel, kacang-kacangan, biji-bijian, dan apel.
  6. Minum kopi atau teh. Kafein di dalamnya dapat meningkatkan pembakaran kalori dalam tubuh Anda. Tentunya gunakan sedikit gula.
  7. Hindari makanan siapa saji/processed foods.
  8. Makan dengan perlahan. Orang yang makan dengan cepat, lebih cepat mengalami peningkatan berat badan. Makan dengan perlahan membuat Anda merasa kenyang dan meningkatkan hormon yang menurunkan berat badan.
  9. Gunakan piring yang lebih kecil. Penelitian menunjukkan bahwa secara otomatis, orang akan cenderung makan lebih sedikit jika menggunakan piring yang lebih kecil.
  10. Miliki waktu tidur yang cukup setiap malam. Kurang tidur sangat berisiko meningkatkan berat badan.

Yang pasti, pola diet yang baik tidak membiarkan seseorang merasa kelaparan. Karena itu, tidak dianjurkan untuk mengurangi frekuensi makan menjadi kurang dari 3x. Anda harus tetap makan 3x sehari dengan komposisi yang disesuaikan (lebih banyak serat dan protein) dan harus merasa kenyang agar tidak craving terhadap makanan-makanan tertentu.

Bila setelah melakukan saran di atas berat badan Anda masih sulit turun, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar