Sukses

Sel Telur Kecil
12 Agu 2018, 22:37 WIB
Wanita, 22 tahun.

Siang dok , sy mau menkh sdh 9 bulan dan sampai saat ini sy blm jg mndptkn momongan krn haid sy tdk teratur,kmren sy cek ke dktr spesialis kndungn , krn haid sy tdk trtur maka sel telur sy kecil kcil , lalu sy d srnkn untuk kb slma 3 bulan , namun bnyk jg org yg blng kb bs bkin kring rahim , sy galau ,tlng solusinya dok Trmksh ..

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Keluhan Anda saat ini adalah sel telur kecil hal tersebut dapat mengarah kepada sindroma ovarium polikistik atau lebih dikenal dengan Policystic Ovary Syndrome (PCOS) yaitu kelainan di indung telur wanita akibat ketidakseimbangan hormon. Sindroma ovarium polikistik dapat menyebabkan gangguan siklus menstruasi dan menyebabkan gangguan kesuburan. Gejalanya antara lain adalah mentruasi tidak teratur (menjadi jarang atau berdarah banyak), gangguan kesuburan, gangguan pematangan sel telur sehingga telur yang ada berukuran kecil, gangguan metabolisme lemak, peningkatan berat badan dan jaringan lemak pada tubuh bagian atas, timbul jerawat pada muka atau badan,  pertumbuhan rambut-rambut halus yang berlebihan di wajah dan badan.

Gejala utama dari penderita PCOS yaitu adanya gangguan pada siklus menstruasi dan adanya peningkatan kadar hormon pria (androgen), seperti berjerawat, pertumbuhan rambut yang berlebih di seluruh tubuh (hirsutism), dll. Namun, beberapa wanita mungkin tidak merasakan adanya gejala-gejala PCOS selain mengalami kesulitan untuk mendapatkan keturunan (infertilitas). Infertilitas pada penderita PCOS terjadi karena indung telurnya tidak mampu melepaskan sel telur setiap bulannya. 

Disamping mengalami peningkatan kadar hormon pria, PCOS juga dapat menyebabkan terjadinya resistensi insulin perifer dan hiperinsulinemia (tingginya kadar insulin dalam tubuh) akibatnya penderita PCOS cenderung akan mengalami gangguan dalam pengaturan metabolisme lemak (lipid) dan  pengaturan kadar gula darah (kadar gula darah menjadi tinggi dalam tubuh seperti yang terjadi pada penderita gula darah), sehingga mereka menjadi obesitas.

PCOS memang dapat mempengaruhi infertilitas (gangguan kesuburan ) dikarenakan menyebabkan wanita menghasilkan sikus anovulatoar (tidak mengandung sel telur) akibat dari ketidakseimbangan hormonal. 

Untuk mengatasi masalah gangguan kesuburan, diperlukan terapi hormonal lainnya (seperti obat kontrasepsi oral), metformin, obat penyubur (clomiphene) yang dapat diberikan oleh dokter. Selain itu dapat juga dilakukan terapi Laparoscopic ovarian drilling (LOD) yaitu operasi sederhana yang menggunakan laser/panas untuk menghancurkan jaringan ovarium yang memproduksi androgen, seperti testosteron. 

Saran kami Anda konsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh sehingga mendapatkan penanganan yang optimal.  

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. 

Salam, 

0 Komentar

Belum ada komentar