Sukses

Gejala Depresi

11 Aug 2018, 03:27 WIB
Wanita, 17 tahun.

Saya sedang aneh, satu tahun belakangan. Sejak bulan Juni 2017. Berat badan turun, nafsu makan kurang. Menangis pada hal kecil, seperti ketika orang lain menegur atau ketika saya membuat kesalahan. Tidak ingin diperhatikan, tidak ingin memceritakan kisah. Tidak ingin, karena mereka tidak dapat berbuat apa-apa selain simpati, dan lambat laun simpati itu akan menghilang. Lambat laun, kehilangan ekspektasi dan harapan, sering bengong atau merasa kosong di tengah hari. Suka memperhatikan orang lain, bertanya tentang keadaan mereka. Menangis setiap hari, seakan semuanya menyedihkan. Akhir-akhir ini, saya selalu teringat tentang kematian. Awalnya saya kira karena telah merasa dekat dengan Tuhan. Setahun lalu ibu saya meninggal dan saya selalu rindu, menangis, setiap hari. Apakah ini depresi? Sudah seberapa parah? Bagaimana cara saya mengatasinya? Saya tidak lagi mempercayai teman saya untuk berbagi kisah. Terima kasih, dokter.

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih atas kepercayaan anda berkonsultasi di klikdokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda. Depresi adalah suatu keadaan umum dimana terjadinya pengurangan atau penurunan keadaan emosi dan mood dari suatu individu yang mengakibatkan gangguan di dalam aktivitasnya sehari-hari atau hilangnya fungsinya sebagai individu. Dasar umum untuk gangguan depresif tidak diketahui. Faktor penyebab dapat dibagi menjadi faktor biologis, faktor keturunan dan faktor psikososial, ketiga faktor tersebut dapat berdiri sendiri-sendiri maupun saling terkait yang menjadi penyebab dari gangguan bipolar/depresi.

GEJALA DAN TANDA

Terdapat 5 (lima) atau lebih gejala yang ditemukan di bawah ini selama periode dua minggu yang sama dan mewakili perubahan dari fungsinya sebagai individu sebelumnya ( dari 5 gejala yang ada minimal ada salah satu gejala mood depresi atau hilangnya minat atau bahagia)

Mood depresi hampir sepanjang hari, setiap hari ( merasa atau tampak sedih atau kosong) PS: pada anak-anak atau remaja dapat bermanifestasi sebagai mood yang mudah tersinggung.

Hilangnya minat atau keseangan yang jelas pada semua aspek atau hampir semua aspek sepanjang hari hampir setiap hari.

Penurunan berat badan yang bermakna, tetapi individu yang bersangkutan tidak melakukan diet atau olahraga yang rutin.

Insomnia atau hipersomniat tiap harinya.

Agitasi atau redartasi psikomotor (aktivitas atau gerakan motorik )

Kelelahan atau hilangnya energi tiap hari

Perasaan tidak berharga atau perasaan bersalah yang berlebihan atau tidak tepat.

Hilangnya kemampuan untuk berpikir atau memutuskan sesuatu.

Pikiran akan kematian yang berulang.

Gejala menyebabkan penderitaan yang bermakna secara klinis atau gangguan dalam fungsi social, pekerjaan atau fungsi penting lainnya.

Gejala bukan efek psikologis langsung dari obat

Gejala tidak lebih baik diterangkan oleh dukacita yaitu setelah kehilangan orang yang dicintai, gejala menetap lebih dari dua bulan atau diikuti oleh gangguan lainnya.

Apakah gejala yang Anda rinci telah Anda rasakan selama lebih dari 2 minggu. Namun untuk mendiagnosis secara langsung harus melalui wawancara langsung dengan dokter spesialis psikiatri, karena dokter spesialis harus menilai langsung mood dan afek yang Anda tunjukan (suasana perasaan yang tampak dari wajah, bahasa tubuh, dll). Adapun untuk pengobatan depresi berkisar dari obat-obatan dan terapi berupa konseling dengan dokter spesialis psikiatri, tergantung berat tidaknya depresi.

Pengobatan pasien dengan depresi harus tepat pada sasarannya, yakni keamanan dari pasien harus terjamin, pemeriksaan diagnostik yang lengkap harus dilakukan, yang ketiga adalah rencana pengobatan harus secara menyeluruh, bukan hanya mengatasi gejala tetapi juga mengatasi penyebab dari depresi itu sendiri. Untuk lamanya penggunaan obat Antidepresan tergantung dari keparahan kondisi pasien.

Semoga jawaban kami dapat menjawab pertanyaan Anda. Hormat kami, RF

0 Komentar

Belum ada komentar