Sukses

Separuh Badan Mati Rasa
11 Agu 2018, 00:35 WIB
Pria, 24 tahun.

assalamualaikum wr.wb buk dok saya mau tanya juga tentang badan mati rasa sebelah,sy mempunyai teman kira kira usianya 35 thn,beliau terkena penyakit ini sudah hampir 1 tahun dan sekarang bertambah parah hingga sampai ke otak bagian kanannya dan merasakan nyeri yg luar biasa,batuk dan flu yg berkepanjangan dan sempat mengeluarkan darah saat batuk,kira kira gimana solusinya buk dok.assalamualaikum wr.wb

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya seputar mati rasa sebelah tubuh menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Kemungkinan Anda terkena transient ischemic attack (TIA), ini suka disebut orang sebagai stroke ringan. Sekilas izinkan kami menjelaskan mengenai TIA.

Transient Ischemic Attack adalah berkurangnya aliran darah ke otak untuk sementara waktu akibat tersumbatnya pembuluh darah. Kondisi medis yang ditandai dengan kelemahan, mati rasa atau kelumpuhan yang bersifat tiba-tiba pada anggota tubuh, biasanya pada satu sisi dari tubuh dan membaik dalam waktu 24 jam.

Penyebabnya adalah bekuan darah yang menyumbat aliran darah ke bagian dari otak secara singkat, tanpa meninggalkan kerusakan yang bertahan lama.

Transient ischemic attacks mempunyai resiko sangat tinggi untuk terjadi stroke,karena jika terjadi TIA mengindikasikan bahwa jika sudah terkena saat ini di masa yang akan datang bisa terjadi gangguan stroke, oleh karena itu perubahan gaya hidup dan pola makan harus segera dilakukan. Ada beberapa faktor yang memperbesar risiko terjadinya TIA, yaitu:

  • Ada riwayat penyakit jantung
  • Ada anggota keluarga yang pernah mengalami stroke
  • Tekanan darah tidak normal
  • Kolesterol tinggi
  • Diabetes
  • Obesitas
  • Merokok

Kalau sudah lebih dari 24 jam dan belum kembali fungsi badan bagian kirinya, kemungkinan sudah berupa stroke. Stroke ini bersifat penyumbatan pembuluh darah bukannya pecahnya pembuluh darah.

Untuk olahraga sebaiknya dihindari dulu sampai dapat bergerak secara kuat lagi badan sebelah kirinya.

Kami sarankan untuk ke dokter saraf untuk pencegahan stroke selanjutnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar