Sukses

Seputar Penyakit Hipotiroid

09 Aug 2018, 12:48 WIB
Pria, 26 tahun.

Siang dok, saya dilla mau nanya Hipotiroid apakah bisa menyebabkan kemandulan? Bagaimana cara menangani Hipotiroid ini serta makanan apa yang di pantang dan di wajibkan ya dok? Dan berapa kali saya harus mengecek tiroid saya ? saya sudah 4 tahun tidak pernah mengecek lagi tiroid ini, daya ingat saya mulai menurun, badaan lemes, hilang nafsu makan dan depresi makin meningkat dok.. Tolong dijawab ya dok, terima kasih.

Terima kasih telah bertanya seputar hipotiroid menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Pada dasarnya kelenjar tiroid adalah bagian dari sistem endokrin yang berlokasi di leher bagian depan. Kelenjar ini menghasilkan hormon yang membantu mengkoordinasikan banyak fungsi tubuh sekaligus mempengaruhi pertumbuhan dan metabolisme.

Hormon yang dikeluarkan kelenjar tiroid juga berperan dalam perkembangan normal organ seperti jantung dan otak, serta untuk fungsi reproduksi normal. Jumlah produksi hormon yang tepat penting pula untuk metabolisme tulang dan kalsium. Hipotiroid adalah suatu kondisi di mana kelenjar tiroid tidak memproduksi hormon tiroid dalam jumlah yang cukup. Hormon T3 yang rendah bisa dikategorikan hipotiroid. 

Hingga kini, hipotiroid diobati dengan meminum obat yang serupa hormon tiroid, yaitu levotiroksin. Obat ini akan menggantikan kekurangan hormon tiroksin yang diproduksi oleh kelenjar tiroid.

Tidak ada diet spesifik yang direkomendasikan untuk penderita hipotiroid. Namun olahraga sangat dianjurkan , terutama yang melibatkan banyak gerakan sendi. Olahraga yang disarankan adalah olahraga intensitas sedang dan dilakukan rutin. Contohnya adalah jalan cepat, bersepeda, jogging, angkat beban; apabila sudah terbiasa, anda dapat meningkatkan intensitas olahraga anda selain untuk menguatkan otot, sendi dan ligamen, olahraga sangat penting untuk mengurangi berat badan. Durasi olahraga yang disarankan adalah 2 jam dalam seminggu.

Kami menyarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter penyakit dalam dengan kekhususan Metabolik-Endokrin (SpPD-KEMD)

Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar