Sukses

Gigi Berlubang Pada Ibu Hamil
08 Aug 2018, 11:29 WIB
Pria, 24 tahun.

malam dok,saya mau tanya dok usia kandungan saya menginjak 7 bulan,saya punya masalah sakit gigi yang tidak kunjung sembuh karena berlubang,saya tidak berani mengkonsumsi obat. bagaimana solusinya dok trimakasih

Terima kasih sudah bertanya dengan menggunakan fitur Tanya Dokter.

Kesehatan gigi dan mulut pada masa kehamilan adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan, karena kesehatan gigi dan mulut yang buruk dapat memberi dampak pada janin. Karena jika gigi berlubang bisa sebabkan kesulitan saat makan, berbicara, bersolsialisasi sampai merusak mood ibu hamil. Jika gigi berlubang dibiarkan sampai anda merasa nyeri maka mau tidak mau harus minum obat-obatan yang sebenarnya bisa dihindari. Jadi gigi yang berlubang di masa kehamilan sebaiknya segera dirawat agar lubang gigi tidak berlanjut dan menjadi lebih parah.

Pada trimester pertama, janin masih belum terlalu kuat dan sedang mengalami perkembangan organ vital, oleh karena itu perawatan gigi yang sifatnya tidak mendesak dapat ditunda hingga kehamilan mencapai trimester kedua. Pada kasus gigi berlubang jika dibiarkan selama 3 bulan kemungkinan akan menjadi semakin dalam jadi sifatnya mendesak dan boleh dilakukan di trimester pertama. Sedangkan pada trimester ketiga, perawatan gigi yang dapat membuat ibu hamil berada di posisi terbaring lama di kursi gigi sebaiknya dihindari dan perawatan gigi dapat dilakukan setelah sang ibu melahirkan. Tapi kalo manfaatnya lebih besar dibanding resikonya, lebih baik dilakukan mengingat akan segera melahirkan. Tambal gigi biasanya hanya makan waktu sekitar 1 jam sehingga bisa dilakukan namun dengan diberikan jeda supaya ibu hamil bisa memiringkan dan merubah posisi badannya. 

Ibu yang sedang hamil sebaiknya menghindari mengkonsumsi obat tanpa resep dokter. Segera periksakan gigi Anda ke dokter gigi dan informasikan mengenai kehamilan Anda, karena jika penyakit gigi terlanjur parah, perawatannya dapat melibatkan pemeriksaan foto rontgen dan pemberian antibiotik yang sebaiknya dihindari jadi terpaksa harus dilakukan di masa kehamilan.

Demikian informasi yang dapat diberikan, Semoga Bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar