Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Seputar Operasi Keperawanan
06 Aug 2018, 14:57 WIB
Pria, 25 tahun.

Dok, sy mau tanya kalau wanita yg sudah pernah berhubungan kalau melakukan operasi keperawanan apa bisa kembali seperti awal(utuh) ???

Terima kasih telah bertanya tentang Operasi Keperawanan melalui fitur Tanya Dokter

Selaput dara atau di dalam dunia medis dikenal dengan nama hymen adalah selaput membran mukosa yang berada di depan liang vagina. Pada wanita muda, hymen cenderung tipis sehingga mudah robek. Robekan dapat disebabkan karena hubungan seksual atau non-seksual (berolahraga, berkuda, bersepeda, senam). Namun ada juga jenis selaput dara wanita yang lebih elastis sehingga tidak mudah robek.

Persepsi bahwa malam pertama adalah proses penetrasi yang menyebabkan robeknya selaput dara sehingga selalu disertai dengan perdarahan dari vagina merupakan mitos yang paling banyak beredar dan tidak benar. Selaput dara wanita diciptakan dalam beberapa jenis, ada yang elastis, ada yang bentuknya berjaring ada yang bentuknya cincin sehingga tidak selalu proses penetrasi pada malam pertama menyebabkan terjadi robeknya jaringan dan terjadinya perdarahan.

Hymen berdasarkan kultural setempat merupakan tanda keperawanan, padahal pengertian 'tidak perawan' adalah pernah melakukan hubungan seksual dengan lawan jenis, tidak peduli apakah selaput daranya sobek atau tidak.

Saat ini memang ada operasi untuk mengembalikan hymen ke bentuk semula atau membuat lapisan hymen utuh seperti semula. Operasi ini disebut dengan hymenoplasty yang terbagi atas 2 :

  1. Simple hymenoplasty yaitu bila selaput dara masih ada yang tersisa, dilakukan penjahitan sehingga selaput dara kembali ke bentuk semula
  2. Alloplant dimana tidak ada sisa selaput dara sama sekali dan dilakukan pemasangan selaput dara buatan

Namun memang perlu dipahami bahwa operasi ini tidak mengembalikan keperawanan karena pengertian dari keperawanan seperti yang sudah disebutkan diatas. Berdarah atau tidaknya saat melakukan hubungan seksual sangat bergantung dari kondisi awal selaput dara Anda dan tindakan apa yang dilakukan berikutnya. Namun, jika ini adalah hal yang diinginkan, maka hal ini dapat didiskusikan dengan dokter yang mengoperasi. Operasi ini dapat dilakukan di rumah sakit besar atau pusat pendidikan. Efek samping sama seperti operasi lainnya berupa infeksi, perdarahan, dan alergi obat. 

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan seputar Operasi Keperawanan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar