Sukses

Nyeri Punggung dan Baal di Kaki

03 Aug 2018, 23:53 WIB
Pria, 26 tahun.

Selamat siang Dokter, perkenalkan saya Kholis, saya mau menanyakan penyakit Ibu saya, Ibu saya berumur 46 tahun, berbadan gemuk. tahun lalu ibu saya mengalami sakit luarbiasa pada tulang punggung atas yang terasasangat sakit saat bergerak batuk dan bersin. setelah dicek kolesterol, asamurat, dan guladarah 2 kali normal semua. setelah itu di beri obat yang salah satunya obat asam urat, dan pereda rasa sakit. sakitnya sembuh tapi kambuh saat tidak minumobatnya. akhir-akhir ini sakitnya sudah tidak terasa tapi dari dada sampai kaki terasa baál dan agak kesulitan untuk berjalan karena tidak merasakan pergerakan kakinya tapi terasa saat disentuh. lalu berobat ke dokter dan diberi obat tapi belum ada perubahan dan sekarang muncul memar merah atau seperti darah yang kemerahan di kulit. Ini penyakit apa ya dokter? saya sudah mencari tahu kemana-mana belum ada jawabanya. terimakasih banyak sebelumnya....

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Kemungkinan yang Anda alami adalah gejala HNP.

Nyeri pinggang yang menjalar sampai ke kaki dan meinimbulkan gangguan neurologik dapat disebabkan oleh hernia nucleous pulposus (HNP), suatu keadaan dimana sebagian atau seluruh bagian dari nukleus pulposus mengalami penonjolan kedalam kanalis spinalis. Salah satu faktor risiko HNP adalah pekerjaan, seperti terlalu sering mengangkat beban berat, sehingga menyebabkan tekanan pada tulang belakang dan menyebabkan penonjolan nukleus pulposus.

Gejala:

HNP paling sering terjadi di daerah lumbal (tulang belakang bagian bawah), tersering di L3-L5, namun bisa juga terjadi di daerah cervical (leher). Gejala yang muncul berupa nyeri kronik dan biasanya hebat pada lokasi penjepitan saraf, kesemutan/baal, nyeri dapat menjalar ke paha/kaki, gangguan buang air kecil/disfungsi seksual, sampai kelemahan anggota tubuh/kelumpuhan. Nyeri biasanya dipicu oleh perubahan posisi tubuh, membungkuk, batuk, mengejan, mengangkat beban, atau suhu dingin.

Terapi:

HNP (Hernia Nucleous Pulposus) atau saraf terjepit perlu ditangani secara serius karena jika tidak ditangani secara serius maka dapat mengakibatkan komplikasi yang tidak diinginkan.

Terapi konservatif

Bed rest 3-6 minggu + obat anti nyeriPasien harus tidur di atas kasur yang keras, berlapis papan di bawahnya supaya kasur tidak melengkung selama beberapa minggu sampai 3 bulan.FisioterapiBila nyeri dan keluhan subyektif menghilang, maka mobilisasi dapat dilakukan lambat laun untuk kemudian dbantu dengan ‘braces’, ‘corset’ atau ‘belt’Terapi operatif:

Operasi bertujuan untuk menghilangkan penekanan dan iritasi pada saraf sehingga nyeri dan gangguan fungsi akan hilang.Harus dilakukan terutama jika sudah ada kelainan neurologik yang semakin memburukJika tidak ada perbaikan maka Anda perlu mengunjungi dokter spesialis saraf atau dokter spesialis bedah syaraf untuk mengetahui kondisi penjepitan saraf Anda saat ini, apakah mengalami perburukan atau tidak, dan apakah perlu dilakukan tindakan pembedahan atau tidak untuk membebaskan penjepitan saraf Anda.

Adanya perdarahan di bawah kulit dapat timbul akibat pecahnya pembuluh darah kecil di bawah kulit yang terjadi akibat beberapa hal, diantaranya :

  • Akibat trauma / benturan terhadap benda keras. Terkadang dalam keadaan tidak sadar (misal tidur), seseorang sering mengalami benturan terhadap benda-benda keras disekitarnya sehingga timbul lebam pada kulit yang akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.
  • Adanya trombositopenia (jumlah trombosit darah yang rendah) akibat adanya infeksi virus seperti pada demam berdarah
  • Akibat adanya kelainan darah yang lain, seperti purpura trombositopenia idiopatik, leukimia, dll

Memar pada tubuh tanpa ada trauma yang mendahului dapat disebabkan oleh beberapa hal, namun penyebab yang paling banyak pada wanita dewasa adalah ITP (Idiopatik Trombositopenia Purpura), penyakit autoimun yang menyebabkan penurunan jumlah trombosit karena sebab yang tidak diketahui. ITP dapat dibagi menjadi akut dan kronik. Kelainan akut biasanya sembuh sendiri dalam 6 bulan, sedangkan ITP kronik, sering ditemukan pada usia < 1 tahun atau > 10 tahun.

Kami sarankan agar anda memeriksakan ibu anda ke dokter spesialis penyakit dalam agar dilakukan pemeriksaan fisik dan diketahui penyebab pasti keluhan ibu anda.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar