Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Mengatasi Kecanduan Pornografi
01 Aug 2018, 08:11 WIB
Wanita, 31 tahun.

Dok, Wajarkah dalam usia pernikahan kami yang baru 2 tahun berhenti melakukan sex? Suami saya selalu menolak berhubungan sex setelah saya hamil 3bln (sejak usia pernikahan 4bln). Dia selalu meminta oral sex, pun dilakukan dengan dia menonton video porno dan tanpa memandang saya, setelah itu tertidur. Sudah bermacam cara saya gunakan untuk mengajak berhubungan sex secara normal, tapi ditolak dengan alasan tidak mau punya baby lagi (baby umur 14bln dan saya memakai iud). Saya blm pernah berpacaran dan berhubungan sex sblm menikah namun suami sudah melakukan hubungan sex pra nikah dengan mantan pacarnya. Saya pernah berkomunikasi dengan suami tapi tidak ada tindak lanjut. Hubungan pernikahan kami baik baik saja tanpa ada konflik berarti walau suami pernah berkhianat dan saya memaafkan. Karena penolakan dari suami membuat saya merasa minder, gampang stress dan depresi. Padahal yang saya butuhkan sebenarnya kontak fisik dan batin, sehingga semakin erat dan merasa dicintai. Saya juga ingin suami berhenti menonton video porno dan bermain handphone ketika berhubunhan. Apakah kami berdua perlu berkonsultasi dengan psikolog secara langsung. Bagaimana solusinya dok?

Terima kasih telah bertanya seputar kecanduan pornografi menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Kecanduan film porno merupakan suatu kelainan perilaku yang dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti gangguan dapat kesehatan fisik, mental, kehidupan sosial dan ekonomi. Menurut penelitian, kelainan struktur kimiawi pada otak orang pecandu film prono sama dengan otak pada pecandu judi. 

Sebetulnya semuanya berasal dari pikiran. Anda dapat mengalihkan pikiran suami Anda dari aktivitas seksual dengan melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat seperti beribadah, belajar, bekerja, kursus, berkumpul bersama keluarga, teman, dll.Namun jika cara tersebut masih belum berhasil, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter psikiater. Psikiater dapat memberikan terapi yang bersifat psikososial seperti cognitive-behavioral therapy maupun terapi obat. Yang pasti, diperlukan kemauan yang kuat dari pasien untuk dapat menghilangkan kecanduannya.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar