Sukses

Kaki Lemas pada Penderita Diabetes

01 Aug 2018, 02:44 WIB
Pria, 27 tahun.

dok Ayah saya menderita diabetes dok saya mau bertanya apa obat untuk lemas kaki ayah saya ? kalau berjalan seperti kakinya tak bisa di gerakan gula dara ayah saya gak begitu tinggi dok 178 trimakasi dok

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Keluhan pada kaki dan tangan pada penderita diabetes dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti gangguan saraf atau pembuluh darah (merupakan komplikasi tersering pada diabetes), kelemahan otot, gangguan elektrolit, dan sebagainya. Kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam terlebih dahulu untuk dilakukan pemeriksaan fisik, serta penunjang lainnya agar diketahui apakah keluhan tersebut merupakan komplikasi dari diabetes dan darah tinggi tersebut atau karena sebab lainnya. 

Sebagai informasi tambahan, pada diabetes penting dilakukan pemantauan terhadap komplikasi lain yang dapat muncul seperti: 

- Penyakit mata (retinopati) 

Semua pasien diabetes harus ke dokter mata setiap tahun untuk memeriksa pelebaran mata mulai dari sejak terdiagnosis pada diabetes tipe 2, dan setelah 5 tahun pada diabetes tipe 1 terdiagnosis setelah pubertas. Pasien dengan penyakit mata, gejala penglihatan kabur pada satu mata, atau bintik-bintik buta kemungkinan perlu ke dokter mata lebih sering. 

- Penyakit ginjal (nefropati) 

Tes urin harus dilaksanakan setiap tahun. Pemeriksaan tekanan darah secara teratur merupakan hal yang penting, karena kontrol hipertensi (tekanan darah tinggi) sangat penting dalam memperlambat komplikasi penyakit ginjal. Umumnya, tekanan darah harus dipertahankan kurang dari 130/80 mmHg pada orang dewasa. Bengkak pada salah satu atau kedua kaki yang tidak kunjung sembuh mungkin merupakan gejala dari penyakit ginjal dan harus dilaporkan kepada dokter. 

- Penyakit saraf (neuropati) 

Laporkan gejala mati rasa atau kesemutan di kaki saat kunjungan rutin ke dokter. Kaki harus diperiksa setiap hari terhadap adanya tanda kemerahan, kapalan, retak, atau kerusakan kulit. Jika Anda melihat gejala-gejala tersebut sebelum kunjungan yang dijadwalkan, beritahu dokter Anda segera.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar