Sukses

Penyebab Muntah

29 Jul 2018, 11:56 WIB
Pria, 49 tahun.

selamat malam dok, saya ingin menanyakan penyebab muntah berat yg terjadi pada ibu saya, umur sekitar 68 tahun, punya riwayat tekanan darah tinggi. apabila sudah muntah, badan dingin, tensi naik. apakah hubungan antara tensi tinggi sama muntah ??? dan bagaimana penanganan pertama yg terbaik??? apa saja yg perlu di hindari, dan apa saja yg perlu dilakukan secara rutin. terimakasih.

Terima kasih telah bertanya tentang menggunakan layanan Tanya Dokter

Keluhan mual dan muntah dapat disebabkan oleh berbagai hal. Penyebab tersering adalah karena peyakit lambung, dimana asam lambung meningkat bisa menyebabkan keluhan nyeri perut ulu hati dan sensasi sesak nafas. Penyakit maag adalah ganguan pada lambung dimana terjadi peningkatan asam lambung. Maag itu sebenarnya dapat disebabkan oleh banyak hal seperti infeksi kuman H.Pylori, stres, sering telat makan dsb. Nah penyebab-penyebab itu dapat menyebabkan ulkus (luka pada lambung) yang dapat menyebabkan gangguan pada dinding lambung yang lama.

Untuk mengatasi maag yang Anda dapat lakukan adalah :

  • Hindari makanan pedas, terlalu asam dan yang mengandung gas (kol, sawi, minuman bersoda)Hindari dahulu konsumsi kopi atau teh.
  • Makan sedikit-sedikit namun sering (porsi kecil dan sering) bisa hingga 5x dalam sehari
  • Jangan terlambat makan (bawa bekal bila memang sulit untuk makan saat kerja)
  • Usahakan dalam diet makanan yang sehat, banyak sayur dan buah, serta karbohidrat, lemak yang sehat (hindari makanan siap saji dan daging olahan seperti sosis, chicken nugget, hot dog)

Coba hindari stres, coba alihkan ke kegiatan lain bila stres memang sangat menggangu.

Awalnya, Anda dapat mengonsumsi obat anti asam lambung yang berisikan antasid untuk meredakan gejala. Antasid merupakan obat untuk menurunkan asam lambung yang bekerja dengan cepat. Antasid biasanya digunakan sebagai terapi akut (saat gejala sedang muncul).  Jika dengan perubahan pola makan dan minum obat bebas tersebut, keluhan tidak berkurang, sebaiknya Anda berkonsultasi secara langsung dengan dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar