Sukses

Gejala Emfisema

28 Jul 2018, 10:15 WIB
Wanita, 23 tahun.

Dokter.. saya kan habis mcu tahunan di hasil rontgen ditemukan ada emphysema teman2 saya juga sama seperti itu kenapa ya.. Padahal saya tidak merasakan sesak nafas dan sgala mcm nya.. trima kasih

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih atas pertanyaan Anda dan telah menggunakan layanan Tanya Dokter Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Gejala utama emfisema adalah sesak napas, napas cepat dan pendek, mudah lelah dengan aktivitas biasa, dan gejala ini akan semakin memburuk seiring dengan progresifitas penyakit. Perencanaan terapi yang pertama kali dijabarkan adalah menghentikan merokok karena pajanan asap rokok akan semakin memperburuk emfisema. Terapi untuk emfisema adalah terapi untuk memperbaiki gejala, mengurangi keluhan, memperlambat progresifitas penyakit, dan mencegah terjadinya komplikasi akibat emfisema. Perlu diketahui bahwa sel paru yang sudah hancur tidak dapat diperbaiki lagi. Yang perlu dijaga adalah mencegah sel paru yang sehat menjadi rusak dengan mencegah perluasan penyakit.  Jika penderita adalah perokok aktif, berhenti merokok dapat membantu mencegah penderita dari penyakit ini. Jika emfisema sudah menjalar, berhenti merokok mencegah perkembangan penyakit. Pengobatan didasarkan pada gejala yang terjadi, apakah gejalanya ringan, sedang atau berat. Perlakuan termasuk menggunakan inhaler, pemberian oksigen, obat-obatan dan kadang-kadang operasi untuk meredakan gejala dan mencegah komplikasi. Kondisi seseorang emfisema ditelusuri dengan proses anamnesis. Anamnesis adalah pengambilan data yang dilakukan oleh seorang dokter dengan cara melakukan serangkaian wawancara dengan pasien atau keluarga pasien atau dalam keadaan tertentu dengan penolong pasien. Berbeda dengan wawancara biasa, anamnesis dilakukan dengan cara yang khas, berdasarkan pengetahuan tentang penyakit dan dasar-dasar pengetahuan yang ada di balik terjadinya suatu penyakit serta bertolak dari masalah yang dikeluhkan oleh pasien.  Anamnesis untuk emfisema meliputi: Anamnesis Khusus : Keluhan utama, lokasi keluhan utama, ciri/bentuk keluhan utama, berapa lama keluhan terjadi, hambatan gerak, jumlah produksi sputum keluar dalam sehari, posisi saat serangan timbul serta riwayat perjalanan penyakit.Inspeksi statis dan dinamis : melihat bentuk tubuh pasien, bentuk thoraks, pola pernapasan, gerakan thoraks serta akti- vitas yang tidak dapat dilakukan oleh penderita; dan pe- meriksaan kekuatan otot ekspirasi dan inspirasi.Pemeriksaan fungsi dasar : Pemeriksaan ini dikhususkan pada gerakan thorakal berupa gerakan aktif dan pasif serta pengembangan costovertebra. Pemeriksaan spesifik : Tes fremitus suara, Tes pengembangan thorax, Tes Pump Handle Movement dan Bucket Handle Movement, Paradoxical breathing, Tes ventilasi (meniup lilin), Tes spirometer, Tes palpasi, perkusi, auskultasi dan vital sign, pemeriksaan sputum.  

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.(DA) 

0 Komentar

Belum ada komentar