Sukses

Sering Buang Air Kecil
27 Jul 2018, 22:14 WIB
Pria, 19 tahun.

Assalamu alaikum.. Dok, saya punya keluhan setelah minum beberapa menit kemudian langsung kencing dan banyaknya sprti air yg diminum setelah itu sering kencing. Setiap bangun tidur juga selalu ingin kencing termasuk di malam hari. Kalau bangun tidur dan kena benda2 yg runcing kulit lebih mudah berbekas dan cukup lama untuk kembali sprti semula. Itu kenapa ya dok, tolong arahannya

Terima kasih telah bertanya tentang sering buang air kecil menggunakan fitur Tanya Dokter.

Keluhan buang air kecil yang sering tersebut dapat disebabkan oleh beberapa hal:

  • Infeksi saluran kemih. Keluhan ini biasanya disertai dengan nyeri saat buang air kecil, buang air kecil tidak lampias, atau buang air kecil yang sering namun hanya sedikit-sedikit. Pada pria, infeksi saluran kemih ini seringkali disebabkan karena infeksi menular seksual.
  • Diabetes. Gejala khas diabetes adalah banyak buang air kecil, sering haus dan sering lapar dan ditunjang dengan kadar gula dalam darah yang tidak normal.
  • Diabetes insipidus: kekurangan hormon antidiuretik atau urangnya respon ginjal terhadap hormon antidiuretik. Hormon antidiuretik berfungsi untuk mengontrol diuresis (kencing). Kondisi ini menyebabkan jumlah air kencing yang berlebih
  • Overactive Bladder (OAB). OAB ditandai dengan berkemih minimal 3x dalam semalam dan jumlah berkemih mencapai minimal 8x/hari, urinary urgency (keinginan untuk segera berkemih), dan urinary incontinence (tidak dapat menahan berkemih).
  • Pembesaran prostat jinak. Sering terjadi pada pria memasuki usia 50 tahun karena ukuran prostat yang membesar dan menyumbat saluran kencing.

Untuk memastikan penyebabnya, Anda sebaiknya berkonsultasi tatap muka dengan dokter. Agar dapat diobati dengan tepat.

Pada dasarnya bekas luka yang timbul dapat berwarna kehitaman/lebih gelap (hiperpigmentasi), atau menjadi berkas berwarna putih (hipopigmentasi) atau menjadi jaringan berlebih (keloid). Masing-masing jenis bekas luka memerlukan penanganan yang berbeda-beda. Dasar penanganan bekas luka yang menghitam biasanya menggunakan krim, pengelupasan kulit/chemical peeling, mikrodermabrasi ataupun laser. Beberapa cara tersebut diharapkan dapat menyamarkan, menipiskan, bahkan menghilangkan bekas luka. Bila bekas luka masih baru dan tidak terlalu dalam, Anda dapat mengoleskan krim mengandung hidrokuinon 2% yang dijual di pasaran. Krim hidrokuinon 2% termasuk dalam dosis yang aman, dan penggunaannya harus tepat hanya pada bekas luka saja dan aplikasikan pada malam hari. Penanganan bekas luka yang menghitam ini bergantung pada ukuran dari hiperpigmentasi dan sudah berapa lama terjadi. Untuk itu, kami sarankan Anda untuk mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin agar mendapatkan penanganan yang optimal.

Terkait apakah Anda menderita diabetes atau tidak, kami sarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter untuk dilakukan pemeriksaan gula darah terlebih dahulu. Apabila Anda terbukti menderita diabetes, Anda harus mengontrol kadar gula darah dalam tubuh Anda agar tidak terjadi komplikasi lebih lanjut.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar